Wali Kota Medan segera cek penyebab banjir kerap landa tiga kuil

Wali Kota Medan Bobby Nasution segera mengecek penyebab banjir yang kerap melanda tiga kuil di daerah itu ketika hujan deras sehingga umat Hindu tidak nyaman saat melaksanakan ibadah.

"Akan kita cek langsung ke lapangan. Jika penyebabnya drainase maka kita lakukan pembersihan. Mudah-mudahan bisa mengurangi dampak banjir," terang Bobby di Medan, Sumatera Utara, Rabu.

Hal ini disampaikannya dengan didampingi pimpinan sejumlah OPD terkait usai menerima kunjungan Parisada Hindu Dharma Indonesia (PHDI) Kota Medan di Balai Kota Medan.

Baca juga: 2.155.806 warga Medan dilindungi BPJS Kesehatan

Wali Kota memastikan, pihaknya akan melakukan peninjauan terhadap tiga kuil yang terletak di tengah Kota Medan untuk mencari penyelesaiannya.

Ketiga kuil yang dilanda banjir itu, yakni Gurdhwara Khalsa di Jalan Teuku Umar, Kuil Shri Mariamman di Jalan Teratai Pasiran dan Kuil Shri Batara di Jalan S Parman, Gang Pasir.

Selain itu, Wali Kota Medan juga mendukung penuh rencana PHDI Kota Meda membangun kembali gapura Pasar Hindu, karena mulai terlihat usang.

Baca juga: BMKG: Dua titik panas terpantau di Sumatera Utara

"Ya, kami dukung. Kalau bisa tulisannya dibuat besar dengan desain yang bagus, sehingga lebih menarik dan terlihat hidup," tutur Bobby.

Ketua PHDI Kota Medan, Matha Riswan dalam kesempatan tersebut juga menyampaikan sejumlah guru agama Hindu masih belum diterima di sejumlah sekolah swasta untuk mengajar murid yang beragama Hindu.

"Kasihan anak-anak kita Pak Wali, kalau harus digabungkan dengan murid lain. Mereka juga butuh memahami tentang agama mereka. Jadi kami mohon kebijaksanaan Pak Wali," ungkap Matha.

Wali Kota Medan langsung menginstruksikan Kepala Dinas Pendidikan Kota Medan Laksamana Putra Siregar segera berkomunikasi dengan pihak sekolah terkait.

"Nanti juga akan kita tindak lanjuti ya pak," ungkap Bobby.

Baca juga: Penumpang arus balik di Bandara Kualanamu membludak

Baca juga: DPR apresiasi Polda Sumut atasi kemacetan di Jalinsum

Tujuan kami adalah menciptakan tempat yang aman dan menarik bagi pengguna untuk terhubung melalui minat dan kegemaran. Untuk meningkatkan pengalaman komunitas, kami menangguhkan sementara fitur komentar artikel