Wali Kota Medan Serahkan Langsung Bantuan Dana Hibah ke Yayasan Pembinaan Muallaf Al Muhajirin

·Bacaan 4 menit

Liputan6.com, Jakarta Wali Kota Medan Bobby Nasution menyerahkan bantuan dana hibah Pemko Medan kepada Yayasan Pembinaan Muallaf Al Muhajirin Bumi Asri Medan di Masjid Al Muhajirin komplek Bumi Asri, Jumat (19/11). Diharapkan bantuan dana hibah ini dapat bermanfaat bagi para mualaf yang berada dibawah pembinaan Yayasan.

Bantuan dana hibah sebesar Rp 200.000.000, ini diserahkan Bobby Nasution secara simbolis kepada Ketua Yayasan Pembinaan Muallaf Al Muhajirin Bumi Asri Medan, H.Didit Mahadi Kadar dalam rangkaian safari Jumat Pemko Medan. Selain menyerahkan bantuan dana hibah, Bobby Nasution juga memberikan zakat kepada 10 pelaku UMKM senilai Rp 2 juta rupiah dan 20 orang Muallaf senilai Rp 1 juta rupiah.

Dalam kesempatan tersebut juga Bobby Nasution yang hadir bersama Segenap Pimpinan OPD diantaranya Asisten Pemerintahan dan Kesejahteraan Muhammad Sofyan, Kadis PKPPR Endar Sutan Lubis, juga menyerahkan secara simbolis akte Pendirian Koperasi Barokah Al Muhajirin dan penandatanganan prasasti pelebaran Masjid Al Muhajirin.

Diharapkan masjid yang sudah menjalankan tahap awal program masjid mandiri ini dapat menjadi contoh bagi masjid lainnya. Dikatakan Bobby Nasution, Pemko Medan sangat mendukung dan mengapresiasi binaan muallaf yang dilakukan Yayasan Pembinaan Muallaf Al Muhajirin Bumi Asri. Sebagai umat Islam sudah merupakan kewajiban kita untuk merangkul dan membina saudara kita yang muallaf. Bobby Nasution juga mengakui bahwa salah satu kawan dekatnya merupakan seorang muallaf.

"Saya mengapresiasi masjid Al Muhajirin khususnya Yayasan Pembinaan Muallaf Al Muhajirin yang telah melalui pembinaan terhadap para mualaf tidak hanya di Medan tetapi di daerah lainnya. Secara pribadi saya menginginkan ada ilmu agama yang tersampaikan kepada kawan dekat saya yang muallaf tentu ini akan menjadi amal saya. Seperti yang dilakukan para relawan di Yayasan Pembinaan Muallaf Al Muhajirin," jelas Bobby.

Selanjutnya Bobby Nasution menambahkan safari Jumat yang rutin dilakukan Pemko Medan ini selain sarana untuk bersilaturahmi dengan masyarakat kota Medan khususnya jamaah masjid juga untuk memperkenalkan program Masjid Mandiri yang telah dicanangkan Pemko Medan. Artinya fasilitas dan aktifitas di Masjid Al Muhajirin ini sudah dapat dikatakan sebagai masjid mandiri.

"Diawal kepemimpinan, saya memiliki program masjid mandiri dan dengan waktu yang tidak begitu lama kami luncurkan masjid mandiri. Dasar dari program ini adalah bagaimana peran masjid kita kembalikan lagi seperti yang diajarkan Rasulullah SAW. Bukan hanya sebagai tempat ibadah dan membaca Alquran yang tentunya sudah kewajiban kita. Namun melalui program masjid mandiri kegiatan di masjid ini kita luaskan lagi peranan masjid untuk kemakmuran jamaah dan masyarakat," ujar Bobby.

Dijelaskan Bobby Nasution dalam program Masjid Mandiri ada 16 Point yang harus dipenuhi suatu masjid. Salah satunya pemberdayaan ekonomi umat dan kelengkapan administrasi masjid seperti Sertifikat tanah wakaf. Oleh karenanya dalam program ini kita melibatkan stakeholder diantaranya Badan Pertanahan Nasional (BPN) Kota Medan.

"Program Masjid Mandiri ini juga sebagai langkah awal dari program pembangunan Islami Center yang direncanakan pembangunan tahap pertama akan dilakukan tahun 2022. Artinya setelah berdirinya islami center nantinya bukan hanya sekedar bangunan saja tetapi aktifitas pendidikan dan Pemberdayaan juga harus dilakukan seperti dalam program Masjid Mandiri," Sebut Bobby.

Bobby Nasution juga mengungkapkan program masjid mandiri ini juga sebagai solusi mengatasi kemiskinan terutama di sekitar masjid. Sebab jika disekitar masjid terdapat rumah atau warga yang hidupnya tidak berkecukupan sudah semestinya menjadi tanggung jawab BKM Masjid. Oleh karena itu melalui program masjid mandiri ini masjid akan menjadi solusi mengatasi kemiskinan.

"Dari 1.115 masjid yang ada di Kota Medan jika seluruhnya sudah menerapkan program masjid mandiri maka pada akhirnya masjid akan saling bersaing untuk mensejahterakan masyarakat. Oleh karenanya ini tugas kita semua termasuk OPD di lingkungan Pemko Medan agar program masjid mandiri ini dapat berjalan maksimal," ungkap Bobby.

Sebelumnya Ketua BKM Masjid Al Muhajirin Bumi Asri Medan, Darwin Nasution mengucapkan selamat datang kepada Wali Kota Medan dan berterima kasih atas bantuan dana hibah untuk Yayasan Bina Muallaf Al Muhajirin. Diakuinya, Yayasan tersebut berdiri pada tahun 2020. Tidak hanya kegiatan di dalam masjid, kegiatan pembinaan muallaf juga dilakukan di luar masjid.

"Di masjid ini madrasah muallaf, kegiatan pengajian Muallaf yang rutin digelar setiap minggunya bahkan dalam tiga bulan sekali kami menggelar pengajian Akbar muallaf. Selain itu kami juga membina daerah minoritas yang terdapat banyak Muallaf salah satunya di desa yang berada di Kecamatan Sibolangit, Deliserdang," jelasnya.

Kemudian Darwin Nasution menyampaikan sangat mengapresiasi program masjid mandiri yang dicanangkan Bobby Nasution. Apalagi aktifitas di masjid Al Muhajirin hampir sudah memenuhi kriteria Masjid Mandiri.

"Kami sangat mendukung program masjid mandiri kami. Saat ini kami telah dibina oleh OPD terkait. Sejalan dengan pembinaan yang dilakukan kami juga telah memiliki Badan Zakat, koperasi barokah, bahkan di masjid ini terdapat pelayanan kesehatan," jelasnya sembari berharap Masjid Al Muhajirin dapat menjadi contoh masjid lainnya.

Selanjutnya Wali Kota Medan bersama Ketua Yayasan Pembinaan Muallaf Al Muhajirin melakukan peninjauan ke asrama Muallaf yang terletak di lantai atas masjid. Kemudian meninjau stand koperasi barokah mencicipi salah satu makanan, bahkan Menantu Presiden Jokowi ini membeli produk yang ada di koperasi tersebut. Dalam kesempatan ini juga Bobby Nasution meresmikan pusat pelayanan kesehatan Al Muhajirin.

(*)

Tujuan kami adalah menciptakan tempat yang aman dan menarik bagi pengguna untuk terhubung melalui minat dan kegemaran. Untuk meningkatkan pengalaman komunitas, kami menangguhkan sementara fitur komentar artikel