Wali Kota Sabang Imbau Warga Tak Terpengaruh Hoaks Vaksin COVID-19

·Bacaan 2 menit
ilustrasi Hoax {Liputan6.com/Abdillah)

Liputan6.com, Jakarta - Wali Kota Sabang, Aceh, Nazaruddin mengimbau, masyarakat untuk tidak mempercayai informasi palsu atau hoaks terkait vaksinasi COVID-19.

"Saya meminta masyarakat untuk bisa menyukseskan vaksinasi COVID-19 ini. Jangan hiraukan isu-isu hoaks, jangan dengarkan informasi-informasi yang tidak bertanggung jawab, karena itu semua dapat menurunkan imunitas kita, Insya Allah dengan ikhtiar kita bersama, bisa memberikan dampak positif terhadap kesehatan kita," kata Nazaruddin dikutip dari Antara, Jumat (12/11/2021).

Pemerintah Kota Sabang menargetkan, cakupan vaksinasi COVID-19 di wilayah setempat bisa mencapai 50 persen hingga akhir November 2021.

Kepala Dinas Kesehatan dan Keluarga Berencana Kota Sabang, Firdiansyah mengatkan, pihaknya menggelar vaksinasi massal di Aula Kantor Wali Kota Sabang dengan target varksinasi terhada 300 orang. Pihaknya melibatkan semua kepala desa agar membawa warganya untuk vaksinasi.

"Vaksinasi hari ini menggunakan Sinovac, dengan target 300 orang. Mudah-mudahan dengan melihat antusias masyarakat ini bisa terealisasi sehingga vaksinasi COVID-19 di Sabang bisa mencapai minimal 50 persen pada akhir bulan ini," ucap Firdiansyah.

Pemerintah Kota Sabang menargetkan vaksinasi COVID-19 terhadap 31.217 orang. Hingga ini, cakupan vaksinasi dosis pertama sudah mencapai 11.937 orang atau 38,24 persen. Sementara yang telah menuntaskan hingga dosis kedua sebanyak 8.064 orang atau 25.83 persen.

"Yang telah menyelesaikan sampai dosis ketiga sebanyak 576 orang," kata Firdiansyah.

Menurut dia, antusias warga untuk ikut vaksinasi terus meningkat di Sabang, meski dalam jumlah yang kecil. Untuk itu, masyarakat diminta lebih antusias karena vaksinasi semata-mata untuk meningkatkan kekebalan tubuh dari ancaman COVID-19.

*** Untuk mengetahui kebenaran informasi yang beredar, silakan WhatsApp ke nomor 0811 9787 670 hanya dengan ketik kata kunci yang diinginkan.

Tentang Cek Fakta Liputan6.com

Melawan hoaks sama saja melawan pembodohan. Itu yang mendasari kami membuat Kanal Cek Fakta Liputan6.com pada 2018 dan hingga kini aktif memberikan literasi media pada masyarakat luas.

Sejak 2 Juli 2018, Cek Fakta Liputan6.com bergabung dalam International Fact Checking Network (IFCN) dan menjadi patner Facebook. Kami juga bagian dari inisiatif cekfakta.com. Kerja sama dengan pihak manapun, tak akan mempengaruhi independensi kami.

Jika Anda memiliki informasi seputar hoaks yang ingin kami telusuri dan verifikasi, silahkan menyampaikan di email cekfakta.liputan6@kly.id.

Ingin lebih cepat mendapat jawaban? Hubungi Chatbot WhatsApp Liputan6 Cek Fakta di 0811-9787-670 atau klik tautan berikut ini.

Tujuan kami adalah menciptakan tempat yang aman dan menarik bagi pengguna untuk terhubung melalui minat dan kegemaran. Untuk meningkatkan pengalaman komunitas, kami menangguhkan sementara fitur komentar artikel