Wali Kota sebut empat warga Tangerang positif COVID-19 varian Omicron

·Bacaan 1 menit

Wali Kota Tangerang Arief R Wismansyah mengatakan berdasarkan laporan dari Dinas Kesehatan Provinsi Banten, sudah ada empat kasus positif COVID-19 varian Omicron.

"Di Kota Tangerang sudah ada empat orang yang dinyatakan positif COVID-19 jenis Omicron," kata Wali Kota Tangerang Arief R Wismansyah usai meninjau banjir di wilayah Kecamatan Benda, Kota Tangerang, Banten, Rabu.

Ia mengatakan kasus Omicron di Kota Tangerang pertama kali diketahui dari dua orang. Setelah itu dilakukan pelacakan dan diperoleh dua orang lagi yang masuk dalam anggota keluarga.

Baca juga: Pemkab Tangerang siagakan sejumlah fasilitas kesehatan hadapi Omicron

Kini keempat orang tersebut sedang menjalani isolasi di rumah sakit dan pemantauan petugas kesehatan. "Intinya sedang dirawat di rumah sakit sekarang dan gak bisa dijelaskan di wilayah mana," ujarnya.

Terkait sumber penularan Omicron ini, Wali Kota Arief mengaku belum mengetahui secara persis namun bukan berasal dari kasus di Bandara Soekarno-Hatta. "Gak ada indikasi kerja di bandara," ujarnya.

Wali Kota pun mengimbau masyarakat untuk terus melakukan kedisiplinan dalam mencegah terjadinya penularan COVID-19 khususnya Omicron sebab penularannya sangat cepat.

Baca juga: Masyarakat Kota Tangerang diminta waspadai potensi Omicron

Baca juga: Reisa minta orang tua waspadai penularan COVID-19 di sekolah

Maka itu Pemkot Tangerang bersama berbagai pihak terus melakukan peningkatan pengawasan serta mengimbau melaksanakan vaksinasi COVID-19 guna menekan terjadinya penularan lebih luas.

"Jaga prokes dan disiplin diri. Bagi yang belum vaksinasi agar segera datang ke sentra vaksin. Baik itu dosis pertama, kedua maupun ketiga," ujarnya.

Baca juga: Reisa tegaskan vaksin booster tak akan buat masyarakat overdosis

Baca juga: Kasus harian COVID-19 RI tambah 1.745, DKI laporkan kasus terbanyak

Tujuan kami adalah menciptakan tempat yang aman dan menarik bagi pengguna untuk terhubung melalui minat dan kegemaran. Untuk meningkatkan pengalaman komunitas, kami menangguhkan sementara fitur komentar artikel