Walikota Batu Terganjal Ijazah Palsu

TEMPO.CO , Surabaya -- Surat keterangan lulus sekolah menengah pertama calon inkumben Walikota Batu, Eddy Rumpoko, kembali jadi persoalan. Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kota Batu yang sedang memverifikasi kelengkapan administrasi calon masih mengkaji apakah surat keterangan tersebut cukup bagi Eddy untuk maju lagi dalam pemilihan Walikota Batu pada Oktober 2012 mendatang.

"Kami telah melakukan verifikasi dan akan melakukan rapat pleno. Jadi hasilnya pekan depan setelah rapat pleno," kata Koordinator Bidang Perencanaan dan Data KPU Batu, Supriyanto, Ahad, 29 Juli 2012.

Seperti diketahui, Kepolisian Wilayah Kota Besar Surabaya sempat menetapkan Eddy Rumpoko sebagai tersangka pemalsuan surat keterangan kelulusan. Kasus ini kemudian diambil alih Kepolisian Daerah (Polda) Jawa Timur. Mendadak, pada 7 Juni 2012 lalu Polda mengeluarkan Surat Penghentian Penyidikan Perkara (SP3) nomor SP.Tap/31/VI/2012/Ditreskrimum Polda Jatim.

Saat itu sebenarnya Polda Jatim telah menetapkan dua tersangka, yaitu Suharminah (Kepala Sekolah SMP Taman Siswa) dan Purwantara (pegawai TU SMP Taman Siswa) yang diduga terlibat penerbitan surat keterangan lulus Eddy.

Karena kasusnya sudah ditutup polisi, Eddy Rumpoko kembali menggunakan surat keterangan yang diterbitkan tata usaha SMP Taman Siswa Surabaya sebagai syarat pendaftaran calon Walikota. Padahal surat itu ditandangani Suharminah –yang pernah dinyatakan polisi sebagai tersangka.  

Dihubungi terpisah, Kepala SMP Taman Siswa Surabaya, Abdullah, mengatakan telah menerbitkan surat pernyataan khusus pada 12 Juli 2012 lalu. Surat itu dikeluarkan berdasarkan permintaan panitia pengawas pemilihan Walikota Batu. "Intinya bahwa di sekolah kami tidak pernah terdaftar siswa bernama Eddy Rumpoko atau dengan nomor induk 3116 yang lulus pada 1975 hingga 1977. Nomor induk itu tidak ada," ujar dia.

Ia mengatakan pengecekan nama siswa Eddy Rumpoko telah dilakukan berulangkali. Mereka juga mencari data nama siswa tahun 1975-1977  ke Dinas Pendidikan Surabaya.  Tapi nama Walikota Batu itu tidak ada. "Jadi kami tidak pernah menerbitkan ijazah untuk Bapak Eddy, maka kalaupun katanya hilang, kami tidak bisa menerbitkan kembali ijazah pengganti," ujarnya.

Sementara itu hingga berita diturunkan Walikota Batu Eddy Rumpoko dan Kepala Bidang Humas Polda Jatim, Kombes Hilman Thayib belum berhasil dikonfirmasi. Telepon dan pesan pendek belum dibalas.

EKO WIDIANTO | DINI MAWUNTYAS

Berita Terpopuler:

Dahlan Iskan Disindir Komnas HAM: Bisanya Urus Tol

30 Persen Mahasiswa ITB dari Keluarga Kaya Raya

Ahok Diserang Akun @cinta8168

Polisi Akhirnya Berani Stop FPI

Runtuhnya ‘Tembok Tabu’ Olimpiade

Ma''ruf Amin Sarankan Pemilih Islam Coblos Foke 

NasDem Pede Kalahkan Demokrat di Pemilu 2014

AC Milan Permalukan Chelsea

Berpuasa di Kutub Utara

Indonesia Didesak Selesaikan Masalah Rohingya

Memuat...
PEDOMAN KOMENTAR

Ayo berpartisipasi membangun budaya berkomentar yang baik. Bila menemukan komentar bermuatan menghina atau spam, berikan jempol bawah, tanda Anda tak menyukai muatan komentar itu. Komentar yang baik, berikan jempol atas.


Kolom komentar tersedia untuk diskusi, berbagi ide dan pengetahuan. Hargai pembaca lain dengan berbahasa yang baik dalam berekspresi. Setialah pada topik. Jangan menyerang atau menebar kebencian terhadap suku, agama, ras, atau golongan tertentu.


Pikirlah baik-baik sebelum mengirim komentar.