Walikota Rotterdam apresiasi keberhasilan Anies bangun transportasi

Walikota Rotterdam Ahmed Aboutaleb menyampaikan apresiasi kepada Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan dan warganya atas keberhasilan membangun dan mengembangkan transportasi sehingga menjadikan kota Jakarta semakin hijau.

"Saya ingin memberi selamat kepada gubernur dan masyarakat atas perkembangan kota Jakarta, perihal keberhasilan mengatasi kemacetan dan lingkungan kota yang semakin hijau. Saya melihat jalur sepeda, TransJakarta yang berfungsi, jadi pujian yang besar atas pengendalian Jakarta sebagai kota metropolitan," kata Ahmed seusai bertemu dengan Gubernur DKI Anies Baswedan di Balai Kota Jakarta, Senin.

Dalam pertemuan tersebut, Ahmed juga menerangkan bahwa mereka membahas mengenai tantangan dan pencapaian yang harus dilakukan pascapandemi COVID-19 serta semua pelajaran yang bisa diambil selama pandemi itu terjadi.

"Penanganan COVID-19 selalu menjadi rumit karena kita berada di negara demokrasi namun berjuang mengatasi krisis membutuhkan keputusan yang sangat cepat. Hal itu sangat rumit dengan sistem demokrasi dan pembicaraan antara perwakilan negara dan penasihat juga bagaimana kita berkolaborasi dengan negara lain, bukan hanya perihal sains tapi juga politik," ucapnya.

Lebih lanjut, walikota Rotterdam tersebut menjelaskan bahwa kerja sama dengan Jakarta telah terjalin baik dan berlangsung sejak lama bahkan cenderung meningkat, terutama setelah adanya program Dutch Training & Exposure programme (DUTEP) sejak 2014 yang merupakan program magang bagi staf Pemprov DKI selama 8-12 Minggu di Rotterdam, Belanda.

"Kami senang dan bangga, tahun lalu kami menggelar dengan bahasan soal manajemen air. Kami menerima teknisi kota, yang datang ke Rotterdam, untuk belajar tentang manajemen air kami, bagaimana agar anda belajar dari kesalahan kami di masa lalu, dan jangan melakukan kesalahan yang sama. Selanjutnya, kami akan menerima lagi 60 orang untuk melanjutkan kolaborasi kami guna berkolaborasi di bidang yang sama," tuturnya.

Ahmed kemudian menjelaskan keberadaannya di Jakarta untuk menghadiri acara Urban 20 (U20) yang disebutnya bertujuan untuk memberi saran pada kepala negara di G20 di mana isu yang akan dibawanya mengenai isu kemasyarakatan, krisis bahan bakar, energi, makanan, dan berbagai hal lainnya yang harus diatasi.

"Namun dalam waktu yang bersamaan kita masih harus mengatasi perubahan iklim, banjir, transisi energi, lingkungan sosial, SDM, pendidikan. Kita harus bertransformasi terhadap era baru. Namun ini tergantung pada mereka (pemimpin negara G20), merekalah yang akan menyebarkan pesan-pesan kita kepada dunia, menurut saya ini adalah kesempatan yang sangat baik," kata Ahmed.

Berbagai transisi yang dilakukan, kata Ahmed, sudah berjalan dengan baik bahkan menuju ke pembaharuan ekonomi, namun akhirnya mendapat tantangan karena perang yang terjadi di Ukraina yang tidak hanya mengusik perekonomian, tapi juga kemanusiaan.

Karenanya, dia mengharapkan untuk mengefektifkan transisi di dunia, stabilitas di Jakarta, Indonesia dan kawasan Asia Tenggara menjadi hal yang tidak kalah krusial.

"Yang kita butuhkan adalah stabilitas untuk bekerja pada masalah lain. Jika Anda tidak memiliki stabilitas, Anda tidak dapat bekerja di sisi lain. Jadi saya berharap kepemimpinan lokal dan juga nasional di sini akan terus menggarap tema stabilitas tersebut," ucapnya.

Diketahui Walikota Rotterdam ini bertemu Anies sekitar jam 9.00 WIB dan berdiskusi sekitar satu jam.

Kunjungan dari Wali Kota Rotterdam tersebut juga diiringi berbagai pihak seperti Dubes Belanda untuk Indonesia, Timor Leste, dan ASEAN H.E. Lambert Grijns, Minister Plenipotentiary/ Deputy Chief of Mission and Head of the Economic Department Mrs. Ardi Stoios-Braken, Deputy Head of International Affairs Mrs. Roeleke Seinstra, Coordinator of EU International Affairs Mr. Chris de Lange, Director General for Urban Management Mr. Gerben Wigmans, dan Senior Economic Affairs Officer Ms. Indy Kateriamalia.

Selain dikunjungi walikota Rotterdam, Anies juga diagendakan bertemu dengan perwakilan dari Kota Berlin yang diwakili oleh State of Berlin Delegate to the Federation Permanent Secretary for Active Citizenship, Democracy Support and International Relations Ms Ana Maria Tr Snea.

Baca juga: Anies-Menteri Singapura bahas tata kota
Baca juga: Anies dorong integrasi vertikal pemerintahan di U20
Baca juga: Anies: G20 bukan forum basa-basi