Walkot Jakarta Barat Tak Ingin Kasus Serupa Helena Lim Terjadi Lagi

Agus Rahmat, Andrew Tito
·Bacaan 1 menit

VIVA – Viralnya vaksinasi terhadap selebgram Helena Lim yang dianggap bukan prioritas untuk mendapat vaksin COVID-19, sempat menjadi perbincangan publik. Vaksinasi dilakukan di salah satu puskesmas di Kebon Jeruk, Jakarta Barat.

Wali Kota Jakarta Barat Uus Kuswanto mengatakan, harus ada evaluasi dalam vaksinasi sektor tenaga kesehatan. Ke depannya, ia tidak ingin kasus serupa Helena ini terjadi lagi dalam vaksinasi.

"Untuk kejadian Kebon Jeruk, saya katakan itu sebagai bahan evaluasi," ujar Uus ditemui di Kawasan Cengkareng Jakarta Barat, Kamis 11 Februari 2021.

Baca juga: Wali Kota Jakbar Perkirakan Vaksinasi Nakes Rampung Awal Maret

Selain itu evaluasi bagi penyelenggara, kasus itu juga diharapkan dapat menjadi evaluasi bagi masyarakat. Dimana vaksinasi COVID-19 jangan dianggap main-main. Sehingga menyerobot ketentuan-ketentuan yang sudah diatur oleh pemerintah.

Terlebih tenaga kesehatan dianggap sudah berjuang keras menghadapi pandemi COVID-19.

"Jadi kita harus memiliki empati karena sikon negara kita dalam kondisi memprihatinkan. Mudah-mudahan ini sebagai bahan evaluasi kita bersama bahwa penanganan masalah COVID-19 adalah masalah kemanusiaan," ujarnya.

Dalam hal ini Uus mengajak masyarakat untuk berkolaborasi menuntaskan program vaksin COVID-19. Ia juga tidak ingin, kasus vaksinasi yang terjadi Puskemas Kebon Jeruk Jakarta Barat tersebut, terulang kembali.

Uus menjamin Sudin Kesehatan sudah memiliki data yang akan divaksin. Sementara syarat vaksin sudah diatur oleh Kementerian Kesehatan.

"Sehingga rekan kami dari Dinkes pasti akan melaksanakan vaksin sesuai regulasi yang sudah ada," ujarnya.

Diketahui selebgram Helena Lim melalui akun instagram @helenalim899 viral di media sosial. Setelah ia mengunggah proses vaksinasi yang dilakukan terhadap dirinya. Mulai dari saat antri, hingga penyuntikan vaksin asal Sinovac China tersebut.

Unggahan story di instagramnya itu kemudian menuai kontroversi di masyarakat, lantaran Helena diduga bukan tenaga medis. Belakangan diketahui Helena Lim merupakan investor dari Apotek Bumi yang terletak di Kebon Jeruk, Jakarta Barat.