Wall St ditutup menguat, investor fokus pada konferensi Jackson Hole

Saham-saham di Wall Street menguat pada akhir perdagangan Kamis (Jumat pagi WIB), ditopang ekuitas terkait teknologi ketika investor fokus pada konferensi tahunan Federal Reserve di Jackson Hole untuk petunjuk tentang prospek kebijakan suku bunga bank sentral.

Indeks Dow Jones Industrial Average melonjak 322,55 poin atau 0,98 persen, menjadi menetap di 33.291,78 poin. Indeks S&P 500 bertambah 58,35 poin atau 1,41 persen, menjadi berakhir di 4.199,12 poin. Indeks Komposit Nasdaq terangkat 207,74 poin atau 1,67 persen, menjadi ditutup di 12.639,27 poin.

Semua 11 sektor utama S&P 500 berakhir di zona hijau, dengan sektor material dan jasa komunikasi masing-masing terdongkrak 2,26 persen dan 2,06 persen, memimpin kenaikan.

Powell akan berbicara pada Jumat di simposium bank-bank sentral Jackson Hole dan para pedagang akan memperhatikannya untuk mencari petunjuk tentang seberapa agresif Fed dapat bergerak untuk menaikkan suku bunga karena memerangi inflasi yang tinggi.

"Kami pikir prospek masih terlalu tidak pasti bagi The Fed untuk mengambil kebijakan, karena tren yang menggembirakan baru-baru ini dalam data mungkin tidak dapat dipertahankan dalam jangka menengah," Mark Haefele, kepala investasi di UBS Global Wealth Management, mengatakan dalam sebuah analisis pada Kamis (25/8/2022).

The Fed menaikkan suku bunga sebesar 75 basis poin masing-masing pada pertemuan Juni dan Juli dalam upaya untuk menahan inflasi yang bertengger di level tertinggi dalam empat dekade.

Para pedagang melihat kemungkinan yang sedikit lebih besar dari kenaikan suku bunga 75 basis poin ketiga dari Fed pada pertemuan kebijakan bulan depan, dibandingkan dengan kenaikan 50 basis poin.

"Kami berada dalam periode waktu antara akhir musim laporan laba kuartal kedua dan data tambahan yang berarti dari Federal Reserve. Pasar sedikit bergolak dengan tingkat volatilitas yang cukup rendah," kata Bill Northey, direktur investasi senior di U.S. Bank Wealth Management di Minneapolis.

Di sisi ekonomi, klaim pengangguran awal AS, cara kasar untuk mengukur PHK, turun 2.000 menjadi 243.000 dalam pekan yang berakhir 20 Agustus, Departemen Tenaga Kerja melaporkan Kamis (25/8/2022). Para ekonom yang disurvei oleh The Wall Street Journal memperkirakan klaim baru mencapai total 255.000.

Baca juga: Saham Inggris berbalik menguat, indeks FTSE 100 terangkat 0,11 persen
Baca juga: Saham Jerman perpanjang kenaikan, indeks DAX 40 bertambah 0,39 persen
Baca juga: Saham Prancis berbalik melemah, indeks CAC 40 terkikis 0,08 persen