Wall Street Beragam Setelah Rilis Data Ekonomi AS

·Bacaan 2 menit

Liputan6.com, New York - Bursa saham Amerika Serikat (AS) atau wall street bervariasi pada perdagangan Kamis, 16 September 2021. Indeks Dow Jones kembali naik dari posisi terendah intraday tetapi ditutup melemah jelang periode perdagangan yang lemah secara musiman pada September 2021.

Pada penutupan perdagangan wall street, indeks Dow Jones melemah 63,07 poin atau 0,2 persen ke posisi 34.751,32. Sebelumnya indeks Dow Jones susut 274 poin pada awal sesi perdagangan. Indeks S&P 500 turun hampir 0,2 persen menjadi 4.473,75. Indeks Nasdaq naik 0,1 persen menjadi 15.181,92.

Investor mencerna rilis data ekonomi AS yang beragam pada Kamis pekan ini. Penjualan ritel Agustus 2021 mengejutkan pasar dan naik 0,7 persen dari bulan sebelumnya, berdasarkan biro sensus. Ekonom yang disurvei Dow Jones memperkirakan penurunan 0,8 persen dari bulan ke bulan.

Sementara itu, data mingguan asuransi pengangguran terbaru menunjukkan 332.000 klaim pengangguran AS pertama kali pekan lalu.

"Orang-orang mulai melihat beberapa data ekonomi yang kami terima akhir-akhir ini telah dipengaruhi oleh delta dan mungkin beberapa efek dari itu bergulir," ujar Chief Market Strategist Crossmark Global Investments, Victoria Fernandez dilansir dari CNBC, Jumat (17/9/2021).

Ia melihat bakal ada sedikit langkah maju kemudian langkah mundur di pasar selama beberapa minggu ke depan.

* Untuk mengetahui kebenaran informasi yang beredar, silakan WhatsApp ke nomor 0811 9787 670 hanya dengan ketik kata kunci yang diinginkan.

Gerak Saham di Wall Street

Ekspresi pialang Michael Gallucci saat bekerja di New York Stock Exchange, Amerika Serikat, Rabu (11/3/2020). Bursa saham Wall Street jatuh ke zona bearish setelah indeks Dow Jones turun 20,3% dari level tertingginya bulan lalu. (AP Photo/Richard Drew)
Ekspresi pialang Michael Gallucci saat bekerja di New York Stock Exchange, Amerika Serikat, Rabu (11/3/2020). Bursa saham Wall Street jatuh ke zona bearish setelah indeks Dow Jones turun 20,3% dari level tertingginya bulan lalu. (AP Photo/Richard Drew)

Di sisi lain, saham Freeport-McMoran dan Newmont menjadi penghambat terbesar di indeks S&P 500 pada Kamis pekan ini. Saham Freeport-McMoran dan Newmont masing-masing turun 6,6 persen dan hampir 4 persen. ETF SDPR sektor energi juga turun sekitar satu persen.

Pada sisi positifnya, saham Moderna naik 1,4 persen setelah perusahaan merilis lebih banyak data tentang terobosan kasus COVID-19 yang mendukung dorongan untuk penggunaan vaksin booster secara luas.

Tiga indeks utama AS berada di zona merah untuk September 2021. Setelah kenaikan tujuh bulan berturut-turut untuk S&P 500 dan reli mendekati 20 persen ke rekor pada 2021. Banyak pihak di wall street memprediksi perdagangan yang lebih bergejolak dan pengembalian lebih rendah pada sisa akhir 2021.

Adapun Jumat menandai tanggal penting bagi pasar karena September secara historis melihat kinerja terburuk. Indeks S&P 500 biasanya menapai puncak sekitar 17 September sebelum aksi jual hingga akhir September 2021.

Hari ini juga bertepatan dengan berakhirnya opsi saham, opsi indeks, saham berjangka dan indeks berjangka, peristiwa triwulanan yang dikenal sebagai quadruple witching atau triple witching yang dapat menyebabkan volume perdagangan tinggi.

Tujuan kami adalah menciptakan tempat yang aman dan menarik bagi pengguna untuk terhubung melalui minat dan kegemaran. Untuk meningkatkan pengalaman komunitas, kami menangguhkan sementara fitur komentar artikel