Wall Street dibuka bervariasi setelah kerugian besar sesi sebelumnya

Tasrief Tarmizi
·Bacaan 1 menit

Saham-saham di Bursa Efek New York, Wall Street, Amerika Serikat, dibuka bervariasi pada perdagangan Jumat pagi waktu setempat, setelah kemunduran besar pasar saham pada sesi sebelumnya.

Tak lama setelah bel pembukaan, Indeks Dow Jones Industrial Average menurun 73,90 poin atau 0,22 persen menjadi 32.788,40. Indeks S&P 500 meningkat 0,76 poin atau 0,02 persen menjadi 3.916,22 dan Indeks Komposit Nasdaq naik 49,95 poin atau 0,38 persen menjadi 13.166,12.

Delapan dari 11 sektor utama Indeks S&P 500 mengalami kemunduran pada perdagangan pagi, dengan sektor keuangan turun 1,5 persen menjadi pemimpin pelemahan. Sedangkan layanan komunikasi naik 0,3 persen, menjadi kelompok dengan kinerja terbaik.

Investor berhati-hati karena imbal hasil obligasi AS tetap tinggi. Imbal hasil acuan obligasi 10 tahun, sebuah perantara awal untuk proyeksi inflasi, melayang di sekitar 1,74 persen pada Jumat pagi, menjadi tertinggi 14-bulan. Meningkatnya imbal hasil obligasi dapat membuat saham dengan pertumbuhan tinggi terlihat kurang menarik bagi kalangan investor saham.

Pada hari Kamis, rata-rata indeks utama Wall Street ditutup lebih rendah dengan Indeks Nasdaq merosot tiga persen, karena investor keluar dari saham-saham yang melayang tinggi, terutama saham teknologi ternama, di tengah kekhawatiran suku bunga AS.

Baca juga: Saham Asia diprediksi jatuh tertekan lonjakan imbal hasil obligasi AS
Baca juga: Saham AS jatuh terpukul imbal hasil obligasi, Nasdaq anjlok 409 poin