Wall Street Libur, Bursa Eropa Menguat Tersengat Saham Bank

·Bacaan 1 menit
Ekspresi spesialis David Haubner (kanan) saat bekerja di New York Stock Exchange, Amerika Serikat, Rabu (11/3/2020). Bursa saham Wall Street anjlok karena investor menunggu langkah agresif pemerintah AS atas kejatuhan ekonomi akibat virus corona COVID-19. (AP Photo/Richard Drew)

Liputan6.com, Jakarta - Bursa saham Eropa menguat pada perdagangan saham Senin, 5 Juli 2021 seiring investor mencerna data baru yang menunjukkan aktivitas bisnis zona euro yang melonjak pada Juni 2021.

Indeks stoxx 600 menguat 0,3 persen. Saham bank menguat 1,8 persen, dan memimpin penguatan. Saham perawatan kesehatan melemah 0,4 persen. Bursa saham Amerika Serikat (AS) atau wall street libur akhir pekan mulai 4 Juli 2021.

Sementara itu, sesi perdagangan yang fluktuaktif di Eropa terjadi terkena dampak perdagangan di Asia Pasifik. Bursa saham Asia Pasifik cenderung bervariasi pada awal pekan. Hal itu juga dipengaruhi harga minyak yang naik. Harga minyak Brent menguat di atas USD 76 menjelang pertemuan OPEC dan sekutunya atau dikenal OPEC+.

Kelompok tersebut seharusnya mengadakan pembicaraan pada awal pekan ini menyusul ketidaksepakatan dalam kelompok itu mengenai perpanjangan durasi pengurangan produksi minyak. Uni Emirat Arab keberatan dengan langkah tersebut.

Namun, setelah penundaan dua jam, Reuters melaporkan berdasarkan dua sumber, pertemuan itu ditunda tanpa tanggal baru yang ditetapkan. Bloomberg juga melaporkan OPEC+ akan melanjutkan kuota produksi pada level saat ini. Demikian mengutip dari CNBC, Selasa (6/7/2021).

Saham Morrison Menguat

Indeks manajer pembelian zona euro terakhir menunjukkan aktivitas bisnis berkembang pada tingkat tertinggi selama 15 tahun. Indeks IHS markit komposit berada di posisi 59,5 naik dari posisi 57,1 pada Mei dan diperkirakan berada di posisi 59,2.

Sementara itu, saham Morrisons melonjak 11,6 persen setelah private equity bergabung untuk akuisisi perusahaan. Saham perusahaan investasi teknologi Belanda Prosus turun 6,1 persen setelah China meningkatkan tindakan kerasnya terhadap perusahaan ride hailing Didi Chuxing yang baru terdaftar di bursa saham AS.

Saksikan Video Pilihan di Bawah Ini

Tujuan kami adalah menciptakan tempat yang aman dan menarik bagi pengguna untuk terhubung melalui minat dan kegemaran. Untuk meningkatkan pengalaman komunitas, kami menangguhkan sementara fitur komentar artikel