Wamen ATR bagikan sertifikat sebut pentingnya seritifikasi tanah wakaf

Wakil Menteri Agraria dan Tata Ruang/Wakil Kepala Badan Pertanahan Nasional (ATR/BPN) Raja Juli Antoni membagikan 30 sertifikat tanah wakaf kepada warga di Kantor Kementerian Agama Kota Jakarta Selatan, dan menekankan pentingnya sertifikasi tanah wakaf sebagai bentuk perlindungan hukum.

“Melakukan sertifikasi wakaf adalah bagian dari cara menjaga niat baik wakif supaya amal jariyahnya terus mengalir," kata Wamen ATR Raja Juli dalam keterangannya di Jakarta, Selasa.

Raja Juli mengatakan, pembagian sertifikat tanah wakaf perlu dilakukan karena konflik lahan tidak hanya terjadi pada tanah pribadi.

"Biasanya, pada generasi pertama tidak ada masalah, tapi masuk pada generasi kedua, ketiga, yang tidak terhubung secara langsung menjadi masalah," kata Raja Juli.

Dia mengatakan bahwa urgensi sertifikasi wakaf penting untuk menjaga kedermawanan para pewakaf.

Baca juga: Kementerian ATR berikan SK Hak Milik Sinode Gereja Yesus Kristus

Dia menyebutkan, dari 207.033 sertifikat yang dibagikan oleh pemerintah sejak tahun 1977, separuhnya atau 53 persen di antaranya dilakukan dilakukan pada masa pemerintahan Presiden Joko Widodo.

“Inilah komitmen Presiden yang secara serius, agar tanah wakaf aman dari gangguan mafia tanah,” kata Raja

Raja menyampaikan komitmen pemerintah melalui Kementerian ATR/BPN dalam sertifikasi tanah wakaf dan rumah ibadah menjadi prioritas dalam program Pendaftaran Tanah SIstematis Lengkap atau PTSL.

Wamen Raja Juli menyampaikan bahwa komitmen Kementerian ATR/BPN untuk menyertifikasi seluruh rumah ibadah umat beragama maupun organisasi keagamaan di Indonesia sebagai bentuk perlindungan hukum dari negara.

Baca juga: Menteri ATR beri solusi sengketa tanah 57 tahun di Jember