Wamen ATR Targetkan Seluruh Tanah Wakaf Bersertifikat di Tahun 2024

Merdeka.com - Merdeka.com - Wakil Menteri ATR/BPN, Raja Juli Antoni mengharapkan tahun 2024 seluruh bidang tanah di Indonesia, termasuk tanah wakaf dan rumah ibadah, harus sudah bersertifikat.

Hal itu disampaikan oleh Politisi PSI ini saat melakukan kunjungan kerja untuk menyerahkan sertifikat tanah lembaga keagamaan pada Kamis (3/11).

Bertempat di Masjid Az-Zahra Makassar, dia menyerahkan 29 sertifikat yang tersebar di 15 kabupaten/kota di Sulawesi Selatan. Sertifikat lembaga keagamaan ini terdiri atas 17 sertifikat masjid, 4 sertifikat Yayasan, 6 sertifikat pesantren dan 2 sertifikat sekolah.

Raja menjelaskan, wakaf adalah tradisi yang baik dalam Islam. Sehingga penyerahan sertifikat menjadi penting.

"Tanahnya harus disertifikasi, agar amal jariyah tidak terputus karena mafia tanah yang jahat" tegasnya dalam keterangan tertulisnya, Jumat (4/11).

Sekretaris Dewan Pembina PSI menerangkan, pihaknya terus mendorong sertifikasi tanah wakaf dan rumah ibadah. Dia berharap dengan sertifikasi tanah tidak terjadi masalah di kemudian hari.

“Semoga dengan sertifikat ini dapat memberikan kenyamanan warga dalam beribadah, terutama pengelola rumah Ibadah. Karena itu kita berikan sertifikat supaya mendapatkan kepastian hukum,” terangnya.

Untuk itu, Raja mengajak seluruh warga yang tanahnya belum disertifikasi untuk segera berkoordinasi dengan lurah dan Kantor Pertanahan setempat.

“Melihat niat baik Pak Jokowi ke Pak Menteri dan saya soal sertifikasi tanah wakaf. Mohon kalau ada yang mengajukan permohonan atas nama yayasan, wakaf, atau sekolah agar segera disertifikasi,” tutupnya.

Hadir dalam kesempatan itu, Plt Ditjen Penataan Agraria, Andi Tenrisau, Direktur Penilai Tanah dan Ekonomi Pertanahan, Herjon C.M Pangabean, Plt Kanwil BPN Sulawesi Selatan, Tri Wibisono, serta Kepala-kepala Kantor Pertanahan BPN. [fik]