Wamen BUMN Ingin Perusahaan yang Manfaatkan PaDI UMKM Terus Bertambah

·Bacaan 2 menit

Liputan6.com, Jakarta - Marketplace PaDI UMKM yang diluncurkan oleh Kementerian Badan Usaha Milik Negara (BUMN) pada Agustus 2020 sampai akhir Januari 2021 telah mencetak total transaksi hingga Rp 11,4 triliun. PaDi UMKM merupakan pasar digital bagi para pelaku Usaha Mikro, Kecil dan Menengah untuk pengadaan barang dan jasa pemerintah, khususnya BUMN.

"Mulai Agustus 2020 sampai saat ini kita telah bersinergi melalui peluncuran PaDi UMKM dan diawali oleh 9 BUMN, dengan total transaksi yang dilakukan melalui PaDi UMKM sampai akhir Januari 2021 mencapai Rp 11,4 triliun," kata Wakil Menteri BUMN, Pahala N Mansury, dalam acara pembukaan PaDi UMKM Virtual Expo 2021 pada Senin (15/1/2021).

Pencapaian platform tersebut, kata Pahala, merupakan awal yang baik dan bagian kecil dari potensi besar UMKM. Kehadiran platform ini semakin mempermudah pemerintah dalam pengadaan barang dan jasa.

"Saat ini melalui PaDi UMKM, kebutuhan untuk mempertemukan UMKM dengan masing-masing BUMN yang perlu untuk melaksanakan pengadaan secara nasional atau kewilayahan, bisa dilakukan serta fasilitasi dengan lebih baik lagi," sambungnya.

Pahala berharap jumlah perusahaan BUMN yang melakukan pengadaan melalui PaDi UMKM akan semakin bertambah. Saat ini ada total 9 BUMN termasuk PT Bank Rakyat Indonesia (BRI), PT Pertamina, dan Telkom Indonesia.

PaDi UMKM Virtual Expo 2021 pun merupakan salah satu upaya untuk merealisasikan hal tersebut, sekaligus juga meningkatkan jumlah pengadaan BUMN melalui platform tersebut.

"Acara ini kita harapkan akan bisa menjadi bagian penting dari berbagai kebijakan, program, serta kegiatan di Kementerian BUMN untuk bisa mendorong peningkatan value creation," tutur Pahala.

PaDi UMKM Virtual Expo 2021 digelar mulai hari ini, Senin 15 Februari 2021 hingga 22 Februari 2021 pada pukul 10.00 sampai 19.00 WIB. Tercatat lebih dari 2.000 buyer group BUMN yang siap mengunjungi 244 lapak UMKM dalam kegiatan ini.

Kemitraan BUMN dan UMKM dinilai sangat penting untuk pembangunan perekonomian Indonesia, terutama percepatan pemulihan ekonomi akibat pandemi Covid-19.

"Selaras dgn arahan kebijakan presiden untuk melakukan percepatan pemulihan ekonomi yang terdampak pademi, maka kemitraan antara BUMN dengan UMKM menjadi semakin penting karena punya peran strategi untuk kita tingkatkan dalam satu ekosistem ekonomi yang saling mendukung dan menguntungkan secara berkelanjutan," jelas Pahala.

PaDi UMKM Virtual Expo 2021

PaDi UMKM Virtual Expo 2021 digelar mulai hari ini, Senin 15 Februari 2021 hingga 22 Februari 2021 pada pukul 10.00 sampai 19.00 WIB. Tercatat lebih dari 2.000 buyer group BUMN yang siap mengunjungi 244 lapak UMKM dalam kegiatan ini.

Kemitraan BUMN dan UMKM dinilai sangat penting untuk pembangunan perekonomian Indonesia, terutama percepatan pemulihan ekonomi akibat pandemi Covid-19.

"Selaras dgn arahan kebijakan presiden untuk melakukan percepatan pemulihan ekonomi yang terdampak pademi, maka kemitraan antara BUMN dengan UMKM menjadi semakin penting karena punya peran strategi untuk kita tingkatkan dalam satu ekosistem ekonomi yang saling mendukung dan menguntungkan secara berkelanjutan," jelas Pahala.

Saksikan Video Pilihan di Bawah Ini: