Wamen: Tambahan BBM Masuk APBN Perubahan 2013

  • Istana Tolak Akuisisi BTN, Dahlan: Sayang Sekali

    Istana Tolak Akuisisi BTN, Dahlan: Sayang Sekali

    Tempo
    Istana Tolak Akuisisi BTN, Dahlan: Sayang Sekali

    TEMPO.CO, Jakarta - Menteri Badan Usaha Milik Negara Dahlan Iskan menyayangkan penolakan Istana atas akuisisi Bank Tabungan Negara (BTN) oleh Bank Mandiri. "Sayang sekali sebenarnya. Momentum yang sangat baik tidak bisa kita manfaatkan," kata Dahlan kepada wartawan melalui pesan pendek pada Rabu, 23 April 2014. …

  • Dahlan Iskan melawan SBY dan Dipo Alam

    Dahlan Iskan melawan SBY dan Dipo Alam

    Merdeka.com
    Dahlan Iskan melawan SBY dan Dipo Alam

    MERDEKA.COM. Kemarin, Presiden Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) melalui Sekretaris Kabinet (Setkab) Dipo Alam meminta Menteri BUMN Dahlan Iskan menunda rencana privatisasi PT. Bank Tabungan Negara (BBTN). …

  • Dahlan beberkan kekecewaannya saat SBY tak restui BTN diakuisisi

    Dahlan beberkan kekecewaannya saat SBY tak restui BTN diakuisisi

    Merdeka.com
    Dahlan beberkan kekecewaannya saat SBY tak restui BTN diakuisisi

    MERDEKA.COM. Presiden Susilo Bambang Yudhoyono meminta agar rencana akuisisi lebih dari 60 persen saham pemerintah di Bank Tabungan Negara (BTN) oleh Bank Mandiri ditunda. Soalnya, wacana itu dinilai sudah meresahkan masyarakat. …

Jakarta (ANTARA) - Wakil Menteri ESDM Rudi Rubiandini mengatakan, tambahan BBM subsidi tahun 2012 sebesar 1,2 juta kiloliter akan dimasukkan ke dalam APBN Perubahan 2013.

"Jadi, Pertamina menalangi dulu dan tidak dibayar di 2012, tapi masuk ke dalam APBN Perubahan 2013," katanya di Jakarta, Kamis.

Menurut dia, secara teknis, Kemenkeu hanya menyediakan anggaran subsidi BBM 2012 untuk 43,5 juta kiloliter.

Lalu, anggaran BBM 540 ribu kiloliter --untuk menjadi 44,04 juta kiloliter-- akan diambil dari alokasi lainnya.Serta, sisanya 1,2 juta kiloliter masuk APBN Perubahan 2013.

Namun sebelumnya, menurut Rudi, pemerintah akan meminta persetujuan Komisi VII DPR atas tambahan kuota 2012 sebesar 1,2 juta kiloliter tersebut.

"Paling penting DPR setuju dulu. Soal uang, nanti Menkeu yang mengatur," ucapnya.

Ia mengatakan, pemerintah berharap DPR sudah memberi persetujuan sebelum berakhirnya masa reses pada pertengahan Desember 2012.

Menurut dia, target kuota BBM 2012 tidak tercapai karena program BBG belum berjalan dan juga penghematan kendaraan dinas, pertambangan, dan perkebunan tidak optimal.

Rudi juga mengatakan, pemerintah akan meminta tambahan kuota BBM subsidi APBN 2013 dalam APBN Perubahan 2013. Sesuai APBN 2013, kuota BBM subsidi ditetapkan 46,02 juta kiloliter.

"Namun, kami prediksikan bisa mencapai 48 juta kiloliter," tuturnya.

Ia menambahkan, pemerintah akan mencoba mengurangi konsumsi BBM dengan menjalankan program konversi BBG, penghematan, dan kenaikan harga.

"Kalau tiga program itu jalan, maka konsumsi bisa kurang dari 48 juta kiloliter, tapi pasti lebih dari 46 juta kiloliter," katanya.

Apalagi, lanjutnya, konsumsi BBM pada 2012 sudah mencapai 45,2 juta kiloliter, sehingga dengan melakukan ketiga program pun, pasti bakal lebih dari 46 juta kiloliter.

"Walau harga BBM naik, kuota 46 juta kiloliter tetap akan lebih," ujarnya.(rr)

Memuat...
PEDOMAN KOMENTAR

Ayo berpartisipasi membangun budaya berkomentar yang baik. Bila menemukan komentar bermuatan menghina atau spam, berikan jempol bawah, tanda Anda tak menyukai muatan komentar itu. Komentar yang baik, berikan jempol atas.


Kolom komentar tersedia untuk diskusi, berbagi ide dan pengetahuan. Hargai pembaca lain dengan berbahasa yang baik dalam berekspresi. Setialah pada topik. Jangan menyerang atau menebar kebencian terhadap suku, agama, ras, atau golongan tertentu.


Pikirlah baik-baik sebelum mengirim komentar.

Memuat...