Wamenag: Jangan sampai semangat ibadah selama Ramadhan kendur

Wakil Menteri Agama (Wamenag) Zainut Tauhid Sa'adi berpesan kepada Umat Islam agar semangat ibadah Ramadhan yang telah dikerjakan selama sebulan kemarin semakin ditingkatkan dan tidak kendur.

"Mudah-mudahan semangat ibadah kita selama bulan suci Ramadhan tidak kendur tapi semakin meningkat dan lebih baik lagi. Karena Syawal itu artinya peningkatan," ujar Zainut di Jakarta, Senin.

Zainut berharap seluruh ibadah yang dikerjakan selama Ramadhan dapat meningkatkan dan semakin mempertebal ketakwaan dan keimanan umat Muslim kepada Allah Swt.

Di samping itu, Ramadhan juga harus membuat masyarakat tak hanya saleh secara individu tetapi juga saleh secara sosial lewat berbagai aksi kemanusiaan dan kepedulian.

Baca juga: Presiden: Kegembiraan Lebaran jangan kurangi kewaspadaan dan prokes

Baca juga: Bupati Pesisir Selatan dan warga khusyuk Shalat Id meski diguyur hujan

"Mudah-mudahan semuanya (amalan ibadah) menjadikan kita orang yang lebih meningkat taqwanya, sempurna imannya, dan memiliki tingkat kesalehan individu maupun kesalehan sosial lebih baik," ujarnya.

Perihal Idul Fitri, ia mengajak umat Islam Indonesia untuk meneladani para ulama dan pendiri bangsa dalam menjadikan lebaran sebagai momentum mempererat tali persaudaraan demi menjaga keutuhan NKRI.

"Para ulama dan pendiri bangsa ini telah mengajarkan kepada kita untuk menjadikan Idul Fitri sebagai momentum ikatan persaudaraan dalam menjaga keutuhan Negara Kesatuan Republik Indonesia," kata dia.

Ia juga mengajak serta seluruh umat Islam Indonesia untuk merayakan Idul Fitri dengan penuh kekhusyukan dan tanggung jawab. "Marilah kita rayakan hari kemenangan ini penuh khidmat, penuh khusyuk dan tanggung jawab dengan tetap memperhatikan prokes," kata dia.*

Baca juga: Warga Bandung Shalat Id di Alun-alun hingga tutup Jalan Cihampelas

Baca juga: "Lost and found" di Masjid Istiqlal

Tujuan kami adalah menciptakan tempat yang aman dan menarik bagi pengguna untuk terhubung melalui minat dan kegemaran. Untuk meningkatkan pengalaman komunitas, kami menangguhkan sementara fitur komentar artikel