Wamenag: Santri Tak hanya Jadi Ulama, tapi Bisa Jadi Pengusaha, TNI hingga Presiden

·Bacaan 1 menit

Liputan6.com, Jakarta Wakil Menteri Agama Zainut Tauhid Sa'adi mengatakan kiprah para santri peluang bekerja di berbagai bidang sangat luas. Peran santri semakin dibutuhkan masyarakat.

"Santri bisa jadi apa saja. Bisa jadi ulama, pengusaha, anggota polisi, TNI, wakil menteri, menteri, bahkan presiden," kata Wamenag saat berkunjung ke Pondok Pesantren Al Amin Tanjung Kawalu Kota Tasikmalaya dikutip dalam keterangan pers, Senin(27/9/2021).

Dia menjelaskan perluasan kiprah santri di perbagai bidang ini tidak terlepas dari pola pendidikan yang diajarkan di pesantren.

Santri tidak hanya ditempa secara akal agar pandai nan cerdas, tetapi juga dibentuk untuk memiliki akhlak yang mulia.

"Dan itulah yang dibutuhkan seluruh bidang profesi," ungkap Wamenag.

Santri itu Keren

Wakil Menteri Agama Zainut Tauhid Sa’adi (Liputan6.com/Angga Yuniar)
Wakil Menteri Agama Zainut Tauhid Sa’adi (Liputan6.com/Angga Yuniar)

Zainut juga berharap para santri tidak hanya menjadi saleh, tapi juga mushlih (baik secara pribadi dan sosial). Sebab itu dia berpesan agar para santri menata niat dengan sebaik-baiknya. Harus semangat belajar dan ikhlas dalam menuntut ilmu.

"Karena ukuran kebaikan seseorang adalah sejauhmana ia bermanfaat bagi orang lain. Khairunnasi anfa'uhum linnas (sebaik-baik manusia, adalah yang bermanfaat bagi manusia lainnya)," kata politikus Partai Persatuan Pembangunan (PPP) itu.

"Jadi kita harus bangga menjadi santri, karena santri itu keren," Zainut menandaskan.

Reporter: Intan Umbari Prihatin

Sumber: Merdeka.com

Tujuan kami adalah menciptakan tempat yang aman dan menarik bagi pengguna untuk terhubung melalui minat dan kegemaran. Untuk meningkatkan pengalaman komunitas, kami menangguhkan sementara fitur komentar artikel