Wamendagri pimpin penyelam peringati Sumpah Pemuda di bawah laut

Wakil Menteri Dalam Negeri, John Wempi Wetipo, Jumat (28/10) memimpin upacara peringatan Sumpah Pemuda di bawah laut Jayapura diikuti Komandan Lantamal X Jayapura Brigjen TNI (Mar) Feriyanto Marpaung, Dir Polair Polda Papua Kombes Andi Anugra dan komunitas penyelam.

Upacara peringatan Sumpah Pemuda ke-94 itu ditandai dengan pengibaran Bendera Merah Putih dilakukan di Tandjung Kayu Batu, Jayapura di kedalaman 12 meter diikuti 63 penyelam.

Wamendagri John Wetipo mengatakan peringatan Sumpah Pemuda di bawah laut bertujuan mengajak pemuda di Papua untuk ikut menjaga kelestarian alam bawah laut Papua.

Baca juga: IYD: Generasi muda berperan menginspirasi pembangunan modern

Baca juga: Gus Iim: Santri berperan bawa semangat Sumpah Pemuda untuk jaga NKRI

"Papua memiliki laut yang masih bagus, sehingga kami mengajak pemuda untuk memaknai hari Sumpah Pemuda dengan ikut menjaga kelestarian alam bawah laut," harap Wempi Wetipo.

Mantan Wamen PUPR ini juga mengajak pemuda di Papua mengisi masa mudanya dengan baik dan tidak mudah terprovokasi dengan ajakan yang berseberangan dengan NKRI.

"Sekarang ini zamannya digitalisasi, diharapkan para pemuda memanfaatkan kemajuan teknologi dengan hal yang positif serta tidak berpikiran kuno yang dapat menyusahkan diri sendiri, " kata Wempi Wetipo.

Wempi yang juga mantan Bupati Jayawijaya berharap pemuda di Papua terus mengembangkan diri dengan pengetahuan dan mau bekerja keras, apalagi sudah ada DOB, sehingga Papua dimekarkan menjadi tiga provinsi dan akan dibutuhkan banyak tenaga kerja baru.

Pemuda Papua harus bisa mengisi kebutuhan tersebut dan jangan kalah dari pemuda di di luar sana.

Baca juga: Peringatan Hari Sumpah Pemuda 2022 momentum bersatu dalam keberagaman


Menurut Wempi, sudah saatnya pemuda di Papua menjadi kepala bukan lagi ekor, untuk itu di hari Sumpah Pemuda dirinya berharap bisa bersatu dengan semua komponen anak bangsa untuk membangun Papua dan Indonesia.

Sumpah Pemuda kali ini bertema "Bersatu Membangun Bangsa" dan itu harus dimulai dari Merauke ke Sabang bukan lagi dari Sabang ke Merauke, karena matahari terlebih dahulu terbit dari Merauke dulu baru ke Sabang.

"Saya berharap pemuda Papua bisa bangkit dan menjadi pemimpin untuk mempersatukan dan membangun bangsa Indonesia," harap Wamendagri Wempi Wetipo.