Wamendikbud: Ribuan Benda Cagar Budaya Belum Tercatat

Temanggung (ANTARA) - Wakil Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Bidang Kebudayaan, Windu Nuryanti menyatakan, hingga saat ini ribuan benda cagar budaya belum tercatat.

"Secara nasional lebih kurang ada 20.000 benda cagar budaya dan saat ini baru tercatat sekitar 6.000," katanya di Temanggung, Jumat.

Ia mengatakan, dalam pencatatan perlu persiapan tim dan anggaran. Pencatatan terus dilakukan dan diharapkan selesai pada dua hingga tiga tahun ke depan. Situs tersebut, antara lain candi, monumen, bangunan tua, dan kawasan kota lama.

Menurut dia, kendala yang dihadapi dalam pencatatan benda cagar budaya yakni jumlahnya banyak, perlu tenaga ahli, dan anggaran terbatas.

"Jumlahnya memang banyak sekali dan juga ada penemuan baru. Ada juru pelihara untuk menjaga situs agar jangan sampai hilang. Namun, yang belum tercatat juga banyak yang hilang, terutama di Indonesia bagian timur.

Ia mengatakan, sebagai tindak lanjut UU nomor 11 tahun 2010 Mengenai Cagar Budaya, diwajibkan untuk menetapkan cagar budaya.

Ia menuturkan, penetapan benda cagar budaya dilakukan oleh tim ahli cagar budaya. Tim ahli dibentuk di setiap Kabupaten/Kota maupun provinsi.

"Saat ini belum banyak kabupaten/kota yang membentuk tim ahli cagar budaya. Apabila belum terbentuk kami dengan tangan terbuka akan mendampingi membantu pembentukannya," katanya.


Di tingkat pusat, katanya, sudah terbentuk tim nasional penetapan cagar budaya yang akan mendampingi tim tingkat kabupaten maupun provinsi.(rr)

Memuat...
PEDOMAN KOMENTAR

Ayo berpartisipasi membangun budaya berkomentar yang baik. Bila menemukan komentar bermuatan menghina atau spam, berikan jempol bawah, tanda Anda tak menyukai muatan komentar itu. Komentar yang baik, berikan jempol atas.


Kolom komentar tersedia untuk diskusi, berbagi ide dan pengetahuan. Hargai pembaca lain dengan berbahasa yang baik dalam berekspresi. Setialah pada topik. Jangan menyerang atau menebar kebencian terhadap suku, agama, ras, atau golongan tertentu.


Pikirlah baik-baik sebelum mengirim komentar.