Wamenhan: Alutsista TNI harus dirawat dengan baik

·Bacaan 2 menit

Wakil Menteri Pertahanan Letjen TNI M Herindra mengatakan, Alat Utama Sistem Senjata (Alutsista) TNI harus dapat dimanfaatkan dan dirawat sebaik mungkin, salah satunya dengan melakukan pemeliharaan.

"Hal ini adalah untuk meningkatkan kesiapan operasional TNI dan mewujudkan 'zero accident'," kata Wamenhan dalam sambutannya pada Penandatanganan Berita Acara Serah Terima serta secara simbolis menyerahkan Dua Unit Helikopter Bell 412-EP HA-5181 dan HA-5182 yang telah selesai overhaul, di Skadron-11/Serbu Lanumad Ahmad Yani Semarang, Jawa Tengah, Rabu (22/12).

Menurut dia, kondisi Alutsista TNI yang prima tentu akan berdampak positif bagi kesiapan operasional TNI.

"Perlu diingat, memiliki Alutsista TNI yang tangguh dan personel TNI yang andal adalah modal utama dalam menjaga kedaulatan bangsa," kata Herindra dalam siaran persnya yang diterima di Jakarta, Kamis.

Mantan Danjen Kopassus ini menggarisbawahi pentingnya peningkatan kemampuan dan pembenahan di berbagai bidang, baik Sumber Daya Manusia (SDM) maupun peremajaan peralatan di satuan.

Sejalan dengan hal itu, Kementerian Pertahanan (Kemhan) berkomitmen mendukung perawatan Alutsista TNI agar kesiapan dan keamanan operasional TNI dalam melaksanakan tugas menegakkan kedaulatan negara maupun mempertahankan keutuhan wilayah NKRI dapat terlaksana dengan baik dan optimal.

"Kemhan akan terus berkomitmen serius dalam mendukung perawatan Alutsista TNI yaitu dengan memaksimalkan penggunaan anggaran pertahanan untuk pengadaan dan perawatan Alutsista TNI," kata Herindra.

Wamenhan Herindra pun mengatakan bahwa penguatan kemampuan TNI baik dari segi penambahan alutsista maupun sumber daya manusia mutlak dilakukan.

"Alutsista TNI harus dipastikan benar-benar memiliki teknologi yang tinggi, sebagai konsekuensi dan tingginya dinamika perkembangan lingkungan strategis," tegas mantan Irjen TNI ini.

Baca juga: Kemhan maksimalkan diplomasi pertahanan untuk tangani pandemi COVID-19

Baca juga: Wamenhan: Kekuatan udara RI relatif berimbang dengan negara di kawasan

Baca juga: Wamenhan: Target Industri pertahanan capai 50 perusahaan teratas

Tujuan kami adalah menciptakan tempat yang aman dan menarik bagi pengguna untuk terhubung melalui minat dan kegemaran. Untuk meningkatkan pengalaman komunitas, kami menangguhkan sementara fitur komentar artikel