Wamenkes: Lonjakan Kasus Covid-19 Pasti Ada, Terpenting Angka Kematian Tak Meningkat

·Bacaan 2 menit

Liputan6.com, Jakarta - Wakil Menteri Kesehatan (Wamenkes) Dante Saksono Harbuwono mengatakan pemerintah tidak bisa mencegah lonjakan kasus Covid-19. Upaya terpenting yang perlu dilakukan yaitu menekan angka kematian akibat infeksi virus Sars Cov-2.

"Mungkin lonjakan kasus tidak bisa dihindari, pasti ada, tetapi yang paling penting lagi dalam lonjakan kasus covid-19 tersebut adalah angka kematian yang tidak boleh semakin meningkat," ucap Dante dalam konferensi pers di RSCM, Jumat (25/12).

Untuk memastikan agar upaya menekan angka kematian bisa berjalan optimal, Kementerian Kesehatan memastikan segala fasilitas mencakup obat-obatan, tempat tidur, tenaga kesehatan, mencukupi.

Data Kementerian Kesehatan menyebut angka kematian akibat Covid-19 tembus 258 orang hari ini. Angka ini tertinggi sejak kasus Covid-19 pertama kali diumumkan di Tanah Air.

Dihimpun merdeka.com, (25/12), jika diakumulasi maka total angka kematian di Tanah Air mencapai 20.847 kasus. Adapun lima daerah dengan kasus kematian tertinggi hari ini adalah, Jawa Tengah 91 kasus, Jawa Timur 78 kasus, DKI Jakarta 21 kasus, Yogyakarta 12 kasus dan Kalimantan Timur 10 kasus.

Sedangkan data harian untuk kasus kematian dalam sepekan terakhir adalah sebagai berikut:

- Kamis, 24 Desember : 181 kasus

- Rabu, 23 Desember : 151 kasus

- Selasa, 22 Desember : 172 kasus

- Senin, 21 Desember : 205 kasus

- Minggu, 20 Desember : 221 kasus

- Sabtu, 19 Desember : 145 kasus

- Jumat, 18 Desember : 124 kasus

- Kamis, 17 Desember : 142 kasus

Kasus Covid-19 Harian

Sementara untuk penambahan kasus positif Covid-19 hari ini tercatat ada 7.259 kasus, sehingga akumulasi kasus di Indonesia sebanyak 700.097 kasus.

Jumlah tersebut didapat dari hasil pemeriksaan 50.393 spesimen hari ini. Secara keseluruhan, jumlah spesimen yang telah diuji pemerintah sebanyak 7.037.968 spesimen.

Adapun jumlah masyarakat yang dilakukan pemeriksaan secara Polymerase Chain Reaction (PCR) sebanyak 35.131 orang. Sehingga, total masyarakat Indonesia yang telah dites secara PCR untuk melacak penyebaran Covid-19 berjumlah 4.700.999 orang.

Hari ini Kementerian Kesehatan juga mencatatkan penambahan kasus sembuh sebanyak 6.324 orang, sehingga total pasien yang sembuh dari Covid-19 sebanyak 570.304 orang.

Adapun jumlah pasien yang meninggal dari virus ini bertambah 258 jiwa sehingga 20.847 orang dinyatakan meninggal. Sementara masih ada 67.464 suspek yang masih dilakukan perawatan.

Reporter: Yunita Amalia

Sumber: Merdeka.com