Wamenkeu imbau pegawai teladani nilai-nilai perjuangan pahlawan

Ahmad Buchori

Wakil Menteri Keuangan Suahasil Nazara mengimbau kepada seluruh jajaran Kementerian Keuangan untuk dapat meneladani setiap nilai-nilai perjuangan para pahlawan agar bisa menciptakan Indonesia yang adil dan makmur.

Hal tersebut disampaikan saat Suahasil Nazara memimpin Upacara Peringatan Hari Pahlawan ke-74 dengan tema Aku Pahlawan Masa Kini di Gedung Dhanapala, Kementerian Keuangan, Jakarta, Senin.

“Berarti kita meneladani nilai-nilai para pejuang kemerdekaan yang rela berkorban dan bekerja sama serta bersinergi untuk mencapai tujuan Indonesia merdeka kala itu,” katanya.

Suahasil mengatakan ada tiga hal yang perlu diteladani dan dicontoh dari peristiwa 74 tahun yang lalu oleh Kemenkeu yaitu pertama adalah sikap berani dan bersemangat dalam memperjuangkan cita-cita, serta kedua yakni sinergi dan kerja sama mempertahankan cita-cita tersebut.

“Ketiga yaitu pengorbanan untuk meraih cita-cita dengan merelakan jiwa, raga dan materi,” ujarnya.

Ia menuturkan Kemenkeu bisa menanamkan nilai-nilai tersebut sesuai bidangnya yaitu sebagai instansi pengelola keuangan negara melalui empat cara seperti yang pertama adalah harus terus memperbaiki kompetensi pengetahuan.

Kedua yaitu Kemenkeu juga diminta untuk mampu meningkatkan cara kerja agar dapat lebih cepat dan efisien sehingga bisa terus membantu pemerintah dalam memeratakan kesejahteraan masyarakat Indonesia.

“Bukan hanya kompetensinya saja yang baik namun juga dapat bekerja dengan cepat dan efisien,” ujarnya.

Ketiga adalah jajaran Kemenkeu harus mampu melayani dan bekerja secara ikhlas karena manfaat serta hasilnya akan lebih terasa oleh masyarakat, serta keempat yakni mampu menjaga integritas baik diri sendiri maupun instansi.

“Agar bermanfaat untuk saudara-saudara kita seperti meningkatkan pertumbuhan ekonomi, menurunkan kemiskinan, dan mengurangi ketimpangan. Intinya ikhlas,” katanya.

Suahasil pun juga mengingatkan agar Kemenkeu tidak terpecah belah dan terus bersatu mewujudkan berbagai visi dan misi untuk menjadikan Indonesia adil dan makmur melalui pengelolaan APBN yang efektif dan efisien.

“Jadilah perekat RI dengan memastikan APBN dan pengelolan keuangan negara sebagai alat utama mewujudkan Indonesia maju,” katanya.

Baca juga: Kemenkeu Mengajar digelar ke siswa SD, begini ungkapan Sri Mulyani

Baca juga: Sri Mulyani ingatkan Kemenkeu tanamkan nilai Sumpah Pemuda