Wamenkeu pastikan stabilitas ekonomi terjaga di tengah transisi LIBOR

Wakil Menteri Keuangan (Wamenkeu) Suahasil Nazara memastikan stabilitas ekonomi dan keuangan nasional akan tetap terjaga di tengah transisi penghapusan The London Inter Bank Offered Rate (LIBOR) sebagai suku bunga dasar atau benchmark.

“Jika berbicara tentang suku bunga dasar, tentu saja, perspektif pertama kami adalah terkait stabilitas ekonomi, stabilitas sektor keuangan kita. Sangat penting untuk memiliki sektor keuangan yang stabil di tengah pemulihan ekonomi,” kata Wamenkeu Suahasil Nazara dalam G20 Side Event “International Best Practices and Lesson Learnt on LIBOR” yang dipantau di Jakarta, Senin.

Ia mengatakan pemerintah akan memastikan pelaku sektor keuangan dalam negeri siap menghadapi penghapusan LIBOR sehingga stabilitas sektor ini tetap terjaga.

“Tentu saja sektor keuangan harus memahami transisi ini dan harus mempersiapkan agar stabilitas terjaga,” kata Wamenkeu.

Baca juga: Otoritas keuangan bentuk lembaga khusus sikapi penghentian LIBOR

Salah satu yang menjadi perhatian pemerintah ialah dampak penghapusan LIBOR sebagai benchmark atau acuan terhadap suku bunga surat berharga dan surat utang Indonesia.

“Tentu saja, ini akan terdampak dan kita harus memastikan bahwa dampak tersebut dapat dikendalikan, dampak tersebut tidak akan lama, akan seefisien mungkin, tidak menciptakan ketidakstabilan keuangan yang tidak perlu bagi perekonomian,” katanya.

Adapun untuk bersiap menghadapi transisi LIBOR yang dihapuskan sebagai suku bunga dasar mulai 1 Januari 2022, Bank Indonesia, Otoritas Jasa Keuangan, Kementerian Keuangan, dan Indonesia Foreign Exchange Market Committee (IFEMC) membentuk kelompok kerja atau National Working Group on Benchmark Reform (NWGBR).

NWGBR pun telah merilis Panduan Transisi LIBOR bagi pelaku pasar Indonesia pada Desember 20021 lalu untuk memberikan informasi terkait latar belakang diskontinuitas LIBOR, timeline penghentian publikasi LIBOR, implikasi transisi LIBOR, hingga pedoman persiapan dan rekomendasi transisi LIBOR yang dapat menjadi acuan bagi pelaku pasar.

Baca juga: NWGBR rilis Panduan Transisi LIBOR bagi pelaku pasar di Indonesia

Tujuan kami adalah menciptakan tempat yang aman dan menarik bagi pengguna untuk terhubung melalui minat dan kegemaran. Untuk meningkatkan pengalaman komunitas, kami menangguhkan sementara fitur komentar artikel