Wamenparekraf harapkan PUTRI dapat bantu penuhi permintaan pariwisata

·Bacaan 1 menit

Wakil Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Angela Tanoesoedibjo mengharapkan Perhimpunan Usaha Taman Rekreasi Indonesia (PUTRI) dapat membantu memenuhi permintaan pariwisata, salah satunya dari sisi pengeluaran wisatawan.

Upaya ini dilakukan dengan menghadirkan produk pariwisata dan ekonomi kreatif yang dapat dinikmati oleh wisatawan, namun tetap memprioritaskan sisi kesehatan sehingga pariwisata berkelanjutan serta berkualitas dapat terwujud.

“Untuk itu kolaborasi yang kuat sangat diperlukan antara pemerintah dengan dunia usaha maupun asosiasi,” katanya dalam keterangan pers yang diterima di Jakarta, Kamis.
Baca juga: Kemenparekraf serahkan sertifikat CHSE ke lima pelaku usaha pariwisata

Selain itu, ia mengharapkan PUTRI dapat mendukung kebijakan Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) Level 3 yang akan diterapkan pemerintah saat natal dan tahun baru 2021-2022.

Kebijakan PPKM Level 3 dinilai akan dapat berjalan dengan baik apabila juga didukung oleh unsur pentahelix.

“Saat momen natal dan tahun baru nanti mohon kerja sama semua pihak, khususnya PUTRI untuk menjaga protokol kesehatan, karena penting sekali bagi kita untuk bisa melewati masa ini. Kita tidak ingin kasus COVID-19 kembali tinggi seperti tahun sebelumnya,” ungkap Angela.

Lebih lanjut, Wamenparekraf mengatakan situasi pandemi COVID-19 memang tidak mudah bagi seluruh sektor. Oleh karenanya, Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif disebut berkomitmen untuk hadir dengan berbagai kebijakan yang berpihak kepada pelaku usaha parekraf.

“Jadi di tahun lalu kita sudah memberikan hibah pariwisata, di tahun ini kita juga menggerakkan dengan cara menyediakan fasilitas akomodasi dan staycation untuk nakes (tenaga kesehatan),” ujar dia.

Baca juga: Menparekraft arahkan konsep pariwisata alam terbuka di PPKM level 3

Tujuan kami adalah menciptakan tempat yang aman dan menarik bagi pengguna untuk terhubung melalui minat dan kegemaran. Untuk meningkatkan pengalaman komunitas, kami menangguhkan sementara fitur komentar artikel