Wanita Bawa Pistol di Mabes Polri Rabu Petang Upaya Balas Dendam?

Ezra Sihite
·Bacaan 1 menit

VIVA – Ketua Harian Kompolnas yang juga mantan penyidik Detasemen Khusus 88 Antiteror Polri merespons soal adanya orang tak dikenal masuk Mabes Polri dan diduga adalah teroris. Namun terduga teroris yang dilaporkan seorang wanita itu sudah ditembak dan tergeletak tak jauh dari gerbang kompleks mabes.

Benny menyatakan, akan lebih baik publik menunggu hasil identifikasi labfor dan Inafis. Nantinya biasanya akan dipastikan identitas dengan dicek KTP itu dahulu.

"Senjata yang dia pegang jenis dan kaliber dicek dan proses dia masuk ada CCTV kita lihat apa menerobos apa melalui proses. Ini juga menyangkut SOP," kata Benny saat wawancara dengan tvOne pada Rabu petang, 31 Maret 2021.

Namun menurut purnawirawan polisi berpangkat Irjen ini, belajar dari pengalaman lalu, ketika aparat menangkap di beberapa lokasi maka bisa ada upaya balas dendam yang dilakukan kepada aparat.

"Mereka gunakan simbol yang penting polisi markasnya kantornya artinya ingin mengirim pesan," kata dia lagi.

"Oleh sebab itu kami menunggu identifikasi dan untuk dievaluasi masihkah ada kelemahan karena mereka selalu mempelajari sistem keamanan yang ada. Di mana objek celah akan menggunakan celah itu. Termasuk tentu pada yang ditangkapin akan diproses hukum maka pengamanan terhadap simbol itu perlu dilakukan," imbuh Benny.