Wanita Berkelahi di Depan Restoran New York City, Rasisme Diduga Jadi Penyebab

·Bacaan 2 menit

Liputan6.com, New York - Tiga wanita berkulit gelap yang berasal dari Texas ditangkap akibat berkelahi di luar sebuah restoran populer di New York City, Carmine's.

Perkelahian bermula karena adanya persyaratan yang berlaku bahwa tamu harus menunjukkan bukti vaksin COVID-19, namun amarah memuncak karena persayaratan tersebut beranjak ke kasus cercaan rasial.

Kamis lalu telah dibagikan secara luas di media sosial, seperti dikutip dari The Guardian, Selasa (21/9/2021), seorang hostess berkulit putih di sebuah restoran, terlihat sedang diserang.

Pengacara dari tiga wanita berkulit gelap yang berasal dari Texas mengatakan kepada New York Times bahwa para wanita sudah memberikan dokumentasi vaksinasi COVID-19, namun pertengkaran semakin meningkat setelah dua pria yang baru saja memasuki restoran tidak dimintai bukti keterangan vaksin.

Seorang pengacara yang telah dipilih para wanita itu mengatakan kepada New York Times bahwa hostess langsung menyimpulkan bahwa vaksinasi yang diberikan itu merupakan vaksinasi palsu, dengan nada bicara yang merendahkan dan menggunakan cercaan rasial.

* Untuk mengetahui kebenaran informasi yang beredar, silakan WhatsApp ke nomor 0811 9787 670 hanya dengan ketik kata kunci yang diinginkan.

Pihak Restoran Mengelak

(Pinterest.com/Sites.psu.edu)
(Pinterest.com/Sites.psu.edu)

Perselisihan itu merupakan "pertarungan timbal baik", kata Justin Moore.

Carolyn Richmond, seorang pengacara yang mewakili Carmine's, membantah klaim tersebut. Ia mengatakan kepada New York Times, "tidak ada apa pun tentang insiden ini yang mengarah kepada masalah rasis."

Meksipun demikian, seorang aktivis Black Lives Matter mengatakan kepada New York Times, sebuah demonstrasi akan direncanakan di luar restoran pada hari Senin, untuk memprotes perlakuan terhadap pelanggan berkulit hitam.

Rekaman pengawasan tanpa suara ditinjau oleh Times menunjukkan tiga wanita diantar ke restoran setelah menunjukkan dokumen di luar.

Itu juga menunjukkan tiga pria muncul beberapa menit kemudian namun hanya satu yang menunjukkan kartu vaksinasi COVID-19.

Perkelahian pecah setelah serangkaian interaksi antara staf dan para tamu.

Hasil Keterangan Polisi

(Unsplash.com/Jontyson)
(Unsplash.com/Jontyson)

Menurut keterangan polisi, ketiga wanita itu memukul hostess berulang kali dan mematahkan kalungnya, setelah itu meninggalkan wanita yang berusia 24 tahun itu dalam kondisi memar dan luka-luka.

Hostess tersebut kemudian segera dilarikan ke rumah sakit.

Tiga wanita tersebut menghadapi tuduhan penyerangan ringan dan kejahatan kriminal, mereka dijadwalkan untuk muncul di pengadilan pada tanggal 5 Oktober mendatang.

Aturan Kota New York yang mewajibkan menunjukkan bukti vaksinasi COVID-19 untuk memasuki restoran dalam ruangan, pusat kebugaran, dan tempat hiburan telah berlaku sejak 17 Agustus namun baru mulai diberlakukan dalam seminggu terakhir.

Penulis : Azarine Natazia

Tujuan kami adalah menciptakan tempat yang aman dan menarik bagi pengguna untuk terhubung melalui minat dan kegemaran. Untuk meningkatkan pengalaman komunitas, kami menangguhkan sementara fitur komentar artikel