Wanita Hamil Tua Masih Beroperasi Jadi PSK

Laporan Wartawan Tribun Jabar, Tiah SM

TRIBUNNEWS.COM, BANDUNG - Sebanyak 24 wanita yang diduga berprofesi sebagai pekerja seks komersial ditangkap aparat Satpol PP Kota Bandung di sejumlah jalan protokol di Kota Bandung, Kamis (15/3/2012). Dari ke-24 wanita yang terjaring ini, tiga di antaranya sedang hamil tua. Usia kehamilan ketiganya, masing-masing tujuh, delapan, dan sembilan bulan.

Itu sebabnya, ujar Kepala Seksi Penertiban Satpol PP Kota Bandung, Deden Rukmana, sekalipun yang terjaring razia berjumlah 24 orang, yang dikirim ke pusat rehabilitasi di Palimanan, Cirebon, untuk diberi pelatihan keterampilan hanya 15 orang. Selain karena sedang hamil, beberapa wanita lain terpaksa tak diikutkan ke Palimanan karena sudah berusia tua, atau justru masih di bawah umur.

"Dua wanita yang lanjut usia bahkan sudah berusia di atas 50 tahun. Mereka mengaku mengaku hanya tukang pijat mencari orang yang mau dipijat. SEdangkan perempuan di bawah umur yang tertangkap masih berusia 15 tahun. Ia mengaku terpaksa menjalani profesi itu untuk membiayai sekolahnya," ujar Deden di Balai Kota Bandung.

Terkait tiga wanita hamil yang tertangkap, Deden mengatakan bahwa ketika diperiksa, ketiganya mengaku terpaksa menjadi PSK untuk bekal melahirkan. "Padahal, hobi saja ingin cari uang mudah," ujar Deden.

Deden mengatakan razia PSK akan terus dilakukan bekerjasama dengan Dinas Sosial untuk mewujudkan program Bandung Agamis dan mengantisipasi penyakit HIV/AIDS.

Memuat...
PEDOMAN KOMENTAR

Ayo berpartisipasi membangun budaya berkomentar yang baik. Bila menemukan komentar bermuatan menghina atau spam, berikan jempol bawah, tanda Anda tak menyukai muatan komentar itu. Komentar yang baik, berikan jempol atas.


Kolom komentar tersedia untuk diskusi, berbagi ide dan pengetahuan. Hargai pembaca lain dengan berbahasa yang baik dalam berekspresi. Setialah pada topik. Jangan menyerang atau menebar kebencian terhadap suku, agama, ras, atau golongan tertentu.


Pikirlah baik-baik sebelum mengirim komentar.