Wanita Ini Digigit Laba-Laba Mematikan yang Bersembunyi di Bawah Toilet

·Bacaan 1 menit

Liputan6.com, Jakarta Seorang wanita dirawat di rumah sakit setelah digigit oleh laba-laba yang bersembunyi di bawah kursi toilet. Jo Kenyon harus mengalami lepuh besar yang disebabkan oleh makhluk yang diketahui merupakan laba-laba jenis false widow itu.

Dilansir dari Dailystar, wanita yang berprofesi sebagai produser radio itu kemudian harus dua kali kembali ke rumah sakit untuk mengeringkannya, dan pada kunjungan ketiganya rasa sakitnya begitu parah.

Para dokter mengatakan bahwa jika saya tidak langsung ke rumah sakit maka gigitannya bisa menyebabkan sepsis dan mungkin membunuh saya,” kata Joe.

Sangat menyakitkan untuk berjalan selama beberapa hari pertama dan kemudian sakit selama berminggu-minggu setiap kali saya mencoba untuk duduk,” tambahnya.

* Untuk mengetahui kebenaran informasi yang beredar, silakan WhatsApp ke nomor 0811 9787 670 hanya dengan ketik kata kunci yang diinginkan.

Muncul di Toilet

Ilustrasi Toilet (pixabay.com)
Ilustrasi Toilet (pixabay.com)

Insiden itu berawal ketika Jo, baru saja bangun tidur dan pergi ke toilet ketika dia merasakan sensasi terbakar di paha kirinya. Dia berkata, “Satu-satunya cara saya bisa menggambarkannya adalah, seperti ketika Anda melewati seseorang yang memegang sebatang rokok yang menyala. Itu adalah sensasi terbakar yang tiba-tiba dan aneh sehingga saya melompat dan berpikir, 'Apa-apaan itu?'.

Berisiko Kematian

Doc: Pixabay.com/ClaudiaWollesen
Doc: Pixabay.com/ClaudiaWollesen

Saya mengangkat dudukan toilet dan melihat laba-laba besar di bawahnya. Saya langsung berteriak, berhasil menjatuhkannya dan langsung menyiramnya. Itu sangat besar, pengacau yang sangat besar. Itu benar-benar membuatku ketakutan.

Jo menelepon 111 dan disuruh segera pergi ke Rumah Sakit Otley karena risiko infeksi. "Sungguh menakutkan mengetahui gigitan laba-laba bisa membunuh saya... terutama di Inggris.

Tujuan kami adalah menciptakan tempat yang aman dan menarik bagi pengguna untuk terhubung melalui minat dan kegemaran. Untuk meningkatkan pengalaman komunitas, kami menangguhkan sementara fitur komentar artikel