Wanita Ini Gali Sumur Agar Ibunya Tak Lagi Antre Air, Kisahnya Bikin Haru

Liputan6.com, Jakarta Ketika kita dibesarkan dengan penuh cinta oleh orang tua, saat sudah dewasa tentu ingin memberikan balas jasa sebagai anak yang berbakti. Terutama ketika orang tua sudah mulai renta dan sakit-sakitan.

Hal inilah yang dilakukan oleh Bobita Soren, wanita asal India yang ingin memberikan baktinya kepada sang ibu yang sudah berusia 50 tahun. Ia ingin ibunya tak perlu menempuh jarak yang jauh dan mengantre hanya untuk mendapatkan air bersih.

Di desanya, untuk mendapatkan air bersih warga harus berjalan sejauh 200 meter setiap harinya. Itupun didapatkan setelah mengantre di bawah terik sinar matahari yang sangat panas.

Tak kuasa melihat kesulitan ibunya, Bobita pun mencari solusi permanen untuk permasalahan tersebut. Seperti apa kisah selengkapnya? Dilansir dari berbagai sumber oleh Liputan6.com, Rabu (1/7/2020).

 

 

Sang ibu menderita anemia

Wanita Ini Gali Sumur Agar Ibunya Tak Lagi Antri Air, Kisahnya Bikin Haru. (Sumber: indiatimes)

Solusi permanen yang dimaksudkan oleh wanita berusia 24 tahun ini adalah dengan menggali sumur di belakang rumahnya supaya ibunya tak perlu lagi berjalan jauh dan mengantri.

"Ibuku, Nina Soren menderita anemia dan tubuhnya sangat lemah. Sejak kecil aku selalu melihatnya kesulitan untuk mendapatkan air. Aku selalu sedih melihatnya. Ibuku harus berjalan di bawah terik matahari dan mengantri hanya untuk membawa air bersih. Maka dari itu aku ingin memberikan solusi untuknya. Tiba-tiba saja aku terpikirkan untuk menggali sumur untuknya," ungkap Bobita dilansir dari Indiatimes pada Rabu (1/7/2020).

 

 

Sumur sedalam 15 kaki

Wanita Ini Gali Sumur Agar Ibunya Tak Lagi Antri Air, Kisahnya Bikin Haru. (Sumber: indiatimes)

Dilansir dari Indiatimes, wanita yang memiliki gelar Master of Political Science di Distrik Burdwan ini mulai menggali sumur sejak tahun 2019. Namun proyek tersebut terpaksa harus terhenti karena kesibukannya.

Kini selama lockdown, ia pun berhasil menyelesaikan sumur sedalam 15 kaki atau 4,5 meter tersebut hanya dengan bantuan kakak dan ayahnya.