Wanita Ini Klaim Tak Tidur Selama 40 Tahun, Ini Penjelasan Medisnya

·Bacaan 2 menit

Liputan6.com, Jakarta Tidur menjadi salah satu kebutuhan yang sangat dibutuhkan oleh manusia. Pasalnya, setiap orang tidak akan bisa berjaga selama 24 jam non-stop tanpa merasakan kantuk.

Namun, media China baru-baru ini mengungkapkan kepada publik mengenai adanya kasus yang cukup menarik. Pasalnya, ada seorang wanita yang menngklaim dirinya tidak pernah tertidur selama empat dekade atau 40 tahun. Tak hanya itu saja, wanita tersebut juga menyebut jika dirinya tidak pernah merasakan lelah apalagi mengantuk.

Klaim wanita yang diketahui bernama Li Zhanying ini pun langsung mencuri perhatian banyak netizen. Pasalnya bukan hanya Li Zhanying saja yang memberikan pengakuan, akan tetapi suami dan beberapa tetangganya juga memberikan konfirmasi yang serupa.

Dilansir Liputan6.com dari odditycentral, Sabtu (4/9/2021) beberapa tetangganya melakukan pengujian untuk mengonfirmasi hal tersebut. Li juga mengaku jika ia hanya mengingat dapat tidur saat masih berusia lima atau enam tahun.

Sempat mengira insomnia

Wanita Ini Klaim Tak Tidur Selama 40 Tahun, Ini Pengakuan Sang Dokter (sumber: Odditycentral)
Wanita Ini Klaim Tak Tidur Selama 40 Tahun, Ini Pengakuan Sang Dokter (sumber: Odditycentral)

Li Zhanying merupakan penduduk desa Zhongmou, Provinsi Henan. Ia cukup dikenal di desanya karena kemampuan tidak tidur sepanjang siang maupun malam. Bahkan, karena kemampuan yang dimiliki beberapa tetangga mencoba untuk menguji klaimnya dengan bermain kartu di malam hari. Namun, bukannya bisa membuktikan tetangga Li justru memilih untuk pulang karena mengantuk atau justru tertidur saat itu juga.

Suami Li yang membenarkan hal tersebut juga mengungkapkan jika setelah menikah ia selalu memperhatikan sang istri yang terjaga siang dan malam. Bahkan, menurutnya sang istri kerap melakukan pekerjaan rumah di malam hari. Khawatir jika Li mengalami insomnia berat, sang suami, Liu Suoquin mencoba membelikan pil tidur. Akan tetapi hal tersebut tidak bekerja.

Mencari pengobatan medis

Wanita Ini Klaim Tak Tidur Selama 40 Tahun, Ini Pengakuan Sang Dokter (sumber: Odditycentral)
Wanita Ini Klaim Tak Tidur Selama 40 Tahun, Ini Pengakuan Sang Dokter (sumber: Odditycentral)

Karena kondisinya yang dikhawatirkan akan memburuk, Li dan sang suami memilih untuk mencari bantuan medis. Namun, berkali-kali dilakukan pemeriksaan dokter tidak menemukan adanya sesuatu yang mencurigakan.

Pasangan ini pun memilih untuk mengunjungi pusat medis di Beijing untuk mengetahui misteri kurang tidur selama berpuluh-puluh tahun. Tim dokter pun memilih melakukan pemeriksaan menggunakan sensor canggih dan memantau Li selama 48 jam. Hasil pemeriksaan yang dilakukan dokter justru membuat banyak orang cukup tercengang. Pasalnya, dokter menyimpulkan jika Li sebenarnya tidur, tapi tidak seperti kebanyakan orang.

Dari data yang didapatkan selama pemantauan gelombak otak, Li memang didapati tetidur ringan dan sedang seperti orang biasa. Bahkan, dirinya tertidur saat berbicara dengan sang suami. Tim dokter pun menyebutnya sebagai tidur ketika terjaga. Kondisi ini mirip seperti seseorang yang tertidur sambil berjalan, dimana beberapa saraf dan organ Li masih aktif selama ia tertidur.

Tertipu oleh otak sendiri

Ilustrasi Otak (iStockPhoto)
Ilustrasi Otak (iStockPhoto)

Tim dokter juga menyebutkan jika Li telah tertipu oleh otaknya sendiri. Pasalnya, saat ia telah beristirahat sebagaian tubuhnya sudah memasuki dormansi, tapi ia tidak harus menutup mata untuk melakukannya. Bahkan, ketika ia berbicara dengan sang suami, Li Zhanying terkadang memiliki bola mata dengan pergerakan lambat dan cenderung cekung. Hal ini juga menunjukkan jika ia tengah tertidur di momen tersebut.

Karena caranya yang tidak biasa tersebut, Li pun selalu meyakini jika ia tidak pernah tertidur selama 40 tahun. Dia pun tak bisa menghabiskan lebih dari 10 menit waktunya untuk tertidur dengan mata tertutup.

Tujuan kami adalah menciptakan tempat yang aman dan menarik bagi pengguna untuk terhubung melalui minat dan kegemaran. Untuk meningkatkan pengalaman komunitas, kami menangguhkan sementara fitur komentar artikel