Wanita Ini Terkejut Dikenakan Biaya Tambahan karena Menangis Saat Operasi

·Bacaan 1 menit

Liputan6.com, Jakarta Menjalani operasi tentu menjadi pengalaman yang tak terlupakan. Bahkan bagi sebagian orang, operasi menjadi pengalaman yang tak menyenangkan bahkan menakutkan.

Tak heran jika ada orang yang akan dioperasi menjadi khawatir hingga menangis karena takut. Padahal kebanyakan saat dioperasi pasien akan dibius dan tak akan merasakan sakit selama dibedah.

Biasanya pasien akan merasakan efeknya setelah pasca operasi. Namun berbeda dari apa yang dialami oleh wanita satu ini. Ia terkejut saat melihat tagihan biaya operasinya di salah satu rumah sakit.

Diduga menangis saat dioperasi, ia dikenakan tambahan biaya. Tentu rincian biaya itu membuatnya bingung dan tak masuk akal baginya.

Tambahan Biaya karena Menangis

Ilustrasi ruang operasi. (dok. Piron Guillaume/Unsplash.com)
Ilustrasi ruang operasi. (dok. Piron Guillaume/Unsplash.com)

Dilansir dari Mirror oleh Liputan6.com, Senin (4/10/2021) seorang wanita asal Amerika Serikat bernama Midge mengunggah sebuah potret tagihan operasi tahi lalat yang ia jalani. Sekilas tampak tak banyak berbeda dari tagihan lain, namun dalam salah satu daftar tagihan yang membuatnya bingung.

"Penghapusan tahi lalat: 22 dolar, menangis: ekstra," tulis Midge dalam akun Twitternya @mxmclain.

Dalam postingannya itu pula, Midge juga membagikan foto faktur yang ia terima dari rumah sakit setelah menjalani prosedur penghapusan tahi lalat. Dalam daftarnya, biaya tambahan yang dikenakan padanya karena menangis sebesar Rp 156 ribu.

Viral di Media Sosial

Wanita ini dikenakan biaya karena menangis saat dioperasi. (Sumber: Twitter/@mxmclain)
Wanita ini dikenakan biaya karena menangis saat dioperasi. (Sumber: Twitter/@mxmclain)

Sementara itu, terlihat total biaya operasi yang dibebankan kepadanya senilai 234 dolar atau setara Rp 3,3 juta. Terkejut dengan biaya tambahan yang tidak terduga, wanita itu memutuskan untuk membagikannya di media sosial.

Viral dan hingga kini sudah mencapai lebih dari 13 ribu di-retweet, unggahan itu juga tak lepas dari komentar warganet. Ada yang merasa bingung, ada pula yang mengalamai pengalaman hampir sama.

"Ini adalah perawatan kesehatan AS. Saya pernah ditagih karena terlalu mendalami trauma saya di psikiater," tulis warganet lainnya.

"Bagaimana dengan tekanan emosional yang mereka sebabkan? Apakah kita membalikkan tagihan untuk itu?," timpal lainnya.

Tujuan kami adalah menciptakan tempat yang aman dan menarik bagi pengguna untuk terhubung melalui minat dan kegemaran. Untuk meningkatkan pengalaman komunitas, kami menangguhkan sementara fitur komentar artikel