Wanita Mengaku Anak Jenderal Maki Arteria Dahlan, Komisi III: Keluarga TNI Harusnya Jaga Nama Baik Institusi

·Bacaan 1 menit
Arteria Dahlan Ribut dengan Wanita Ngaku Anak Jenderal. Instagram @ahmadsahroni88 ©2021 Merdeka.com

Liputan6.com, Jakarta Wakil Ketua Komisi III Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) Ahmad Sahroni kembali angkat bicara mengenai keributan antara Politikus PDIP Arteria Dahlan dengan seorang wanita yang mengaku anak Jenderal TNI.

Sahroni menyebut keluarga TNI seharusnya menjaga nama baik institusi dan tidak bersikap arogan.

"Bisa dilihat di video baik saudara saya Arteria maupun ibunya sama-sama berusaha menjaga kondusifitas suasana dengan tidak balik berteriak-teriak, apalagi membawa-bawa nama institusi seperti yang dilakukan oleh perempuan tersebut. Jadi ini sama sekali tidak bisa diterima, karena sangat arogan," tegas Sahroni dalam keterangannya, Senin (22/11/2021).

"Kalau memang benar keluarga TNI, harusnya dia bisa menjaga nama baik institusi dan emosi, bukannya malah petantang-petenteng di balik itu," tambahnya.

Sahroni menyebut Arteria adalah sosok yang tidak suka pamer posisi sebagai anggota DPR. Sahroni mengingatkan, kasus ini harusnya menjadi pelajaran tidak menilai orang dari luarnya.

"Arteria Dahlan memang kesehariannya adalah sosok yang sederhana, engga ada kesan pejabat sama sekali. Ini pelajaran bagi siapapun agar jangan menilai orang dari luarnya. Hormati semua orang mau dia pejabat, rakyat biasa, mau keren, atau gayanya sederhana, semua sama," ujarnya.

Saat ini, Sahroni menyerahkan kasus tersebut kepada Danpuspom TNI untuk menyelidikinya.

"Kita tunggu Danpuspom setelah penyelidikan mobil dinas tersebut milik siapa ya," pungkasnya.

Dianggap Halangi Jalan

Sebelumnya, Arteria Dahlan menyebut awal mula keributan terjadi saat penumpang akan keluar pesawat. Arteria dan rombongan akan menurunkan bagasi kabin, namun wanita itu merasa Arteria menghalangi jalan.

"Dia merasa terhambat, tas saya ditendang, ibu saya (bilang) kok begitu, penumpang belakang ngelihatnya sudah aneh," ujar dia.

Kemudian, wanita itu melabrak Arteria dan Ibunya dan mengeluarkan makian dari pesawat hingga tempat pengambilan bagasi. Wanita itu meminta ajudannya untuk mengurus Arteria.

"Dia nyuruh ajudannya untuk ngurus saya, entah untuk ngurus untuk nyerang atau apa," ujarnya.

Tujuan kami adalah menciptakan tempat yang aman dan menarik bagi pengguna untuk terhubung melalui minat dan kegemaran. Untuk meningkatkan pengalaman komunitas, kami menangguhkan sementara fitur komentar artikel