Wanita Paruh Baya Meninggal Dunia Tertabrak KRL di Cibitung Bekasi

Merdeka.com - Merdeka.com - Seorang wanita paruh baya meninggal dunia setelah tertabrak kereta listrik (KRL) di perlintasan KA 37+5/6, tepatnya di dekat Perumahan Villa Mutiara, Desa Wanajaya, Kecamatan Cibitung, Kabupaten Bekasi, Rabu (2/11).

Sebelum peristiwa ini terjadi, seorang pemilik warung melihat korban bernama Runah (50) duduk seorang diri di bawah jembatan kereta sekira pukul 21.00 WIB pada Selasa (1/11). Saat dihampiri, bicara korban tidak jelas.

"Sebelum meninggal, ada seorang pemilik warung di bawah jembatan kereta yang melihat korban duduk sambil diam pada jam 9 malam. Ketika ditanya, pemilik warung mengaku korban meracau tidak jelas," kata Kapolsek Cikarang Barat Kompol Sutrisno.

Pemilik warung berinisiatif menginformasikan keberadaan korban di media sosial. Karena diduga Runah meninggalkan rumah tanpa sepengetahuan keluarganya.

Korban Menolak Pulang

Tidak berselang lama, anak Runah datang untuk menjemput perempuan itu. Namun saat diajak pulang ke rumahnya di Desa Telaga Asih, korban menolak dan memberontak.

"Anak korban yang datang bersama ketua RT tempat tinggalnya gagal membujuk korban untuk pulang. Kemudian korban ditinggal sendirian di warung tersebut," ucap Sutrisno.

Kemudian pada pagi hari sekira pukul 05.00 WIB, korban ditemukan meninggal dunia di lokasi kejadian setelah tertabrak kereta.

Diduga saat ditinggal sendirian, korban berjalan di perlintasan kereta api dan tidak menyadari saat itu ada KRL yang melintas di perlintasan tersebut. [yan]