Wanita Tertinggi Dunia Meninggal di China

Beijing (AFP/ANTARA) - Seorang wanita asal China yang dianugerahi gelar orang tertinggi di dunia meninggal, ujar seorang pejabat dari kota wanita tersebut pada Rabu.

Yao Defen, yang tinggal di provinsi Anhui sebelah timur China, terdaftar sebagai wanita tertinggi di dunia oleh Guinness World Records pada 2010, ketika ia berdiri memliki tinggi 2,33 meter, menurut catatan yang dihimpun situs tersebut.

“Yao Defen meninggal pada pertengahan bulan lalu,” tutur seorang juru bicara pemerintahan kota Shucha, tempat tinggal Yao, kepada AFP melalui telepon.

Pejabat, yang menolak menyebutkan namanya tersebut, mengatakan dia tidak mengetahui pasti penyebab kematiannya.

Yao, yang tercatat sebagai wanita tertinggi ketiga yang pernah hidup, berusia 40 tahun ketika dia meninggal. Kondisi gigantismenya dilaporkan terjadi karena tumor di kelenjar hipofisisnya.

Sebuah surat kabar Anhui melaporkan bahwa dia meninggal pada 13 November, setelah mencapai tinggi 2,36 meter, menambahkan bahwa dia telah melampaui tinggi lebih dari dua meter ketika berumur 15 tahun. (ac/ik)

LIHAT JUGA
Elma rela habiskan puluhan juta demi jadi waria
Wanita tua ditangkap karena menunggangi sapi laut
Perempuan pembunuh berdarah dingin dari Australia
Patuh oleh senyuman pria
Orang tertua dunia meninggal usia 116 tahun
Pernikahan bisa membuat wanita tambah gemuk

Memuat...
PEDOMAN KOMENTAR

Ayo berpartisipasi membangun budaya berkomentar yang baik. Bila menemukan komentar bermuatan menghina atau spam, berikan jempol bawah, tanda Anda tak menyukai muatan komentar itu. Komentar yang baik, berikan jempol atas.


Kolom komentar tersedia untuk diskusi, berbagi ide dan pengetahuan. Hargai pembaca lain dengan berbahasa yang baik dalam berekspresi. Setialah pada topik. Jangan menyerang atau menebar kebencian terhadap suku, agama, ras, atau golongan tertentu.


Pikirlah baik-baik sebelum mengirim komentar.