Wapres dorong peningkatan peran pelaku sektor keuangan syariah

·Bacaan 1 menit


Wakil Presiden Ma'ruf Amin mendorong pelaku sektor keuangan syariah meningkatkan dan memperluas kolaborasi guna menggerakkan ekosistem keuangan syariah.

"Saya kerap menekankan pentingnya sinergi dan kolaborasi yang harus terus diperluas dengan melibatkan lintas sektor dan pemangku kepentingan, mengingat ekosistem yang kita kembangkan pun cukup kompleks,” ujar Wapres saat menyampaikan sambutan kunci dalam Indonesia Sharia Finance Awards 2022 secara daring, di Jakarta, Kamis, sebagaimana siaran pers yang diterima.

Wapres menyampaikan sektor keuangan syariah Indonesia dituntut menghadirkan transformasi digital secara cepat dan efektif untuk memperkuat posisinya di pasar syariah domestik dan global.

Ia menekankan sektor keuangan syariah sebagai penggerak ekosistem, dituntut lebih efisien dan terdepan dalam inovasi.

Baca juga: Sambut Lebaran, Wapres tinjau kesiapan Taman Wisata Candi Borobudur

Transformasi digitalisasi tersebut, sambung Wapres, juga harus dapat memenuhi kebutuhan masyarakat yang kian mengandalkan transaksi non-tunai dalam aktivitas ekonominya.

“Digitalisasi keuangan syariah harus diarahkan untuk menjawab tantangan ini, mulai dari sektor perbankan, pembayaran, investasi, pembiayaan, hingga asuransi syariah,” pesan Wapres.

Baca juga: Wapres bertolak ke Jateng-DIY tinjau Candi Borobudur dan Pusat Riset

Wapres mengajak segenap pelaku keuangan syariah tetap menjalankan prinsip-prinsip kesesuaian syariah dalam usaha, mengutamakan pelayanan konsumen, serta meningkatkan kompetensi dan profesionalisme sumber daya manusia.

Sementara itu Pendiri & Presiden Komisaris Warta Ekonomi Fadel Muhammad menyebutkan, Indonesia Sharia Finance Awards 2022 digelar sebagai bentuk apresiasi kepada perusahaan-perusahaan yang telah mendorong kemajuan industri keuangan syariah di tanah air.

Tujuan kami adalah menciptakan tempat yang aman dan menarik bagi pengguna untuk terhubung melalui minat dan kegemaran. Untuk meningkatkan pengalaman komunitas, kami menangguhkan sementara fitur komentar artikel