Wapres lakukan pertemuan dengan Presiden ADFP

Wakil Presiden Ma’ruf Amin melakukan pertemuan dengan Presiden Abu Dhabi Forum for Peace (ADFP) Syekh Abdullah bin Bayyah di Abu Dhabi, Uni Emirat Arab (UAE), Rabu.

Dalam pertemuan tersebut, Ma'ruf Amin menyampaikan pentingnya kerja sama antara Indonesia dengan UAE melalui ADFP dalam mempromosikan Islam moderat untuk mewujudkan perdamaian dunia.

"Situasi global saat ini yang penuh tantangan membutuhkan komitmen dari seluruh negara untuk bersama-sama memelihara perdamaian dan mengedepankan solusi damai," kata Ma'ruf Amin dalam keterangan yang diterima di Jakarta, Rabu.

Kerja sama yang terjalin antara Indonesia dan UAE mempromosikan Islam moderat penting untuk terus ditingkatkan. Salah satu contoh kerja sama Indonesia dan UAE tersebut adalah pengiriman imam Indonesia ke UAE yang kini telah mencapai 70 imam dari target total 200 imam.

"Kedua negara juga tengah bekerja sama membangun replika Masjid Sheikh Zayed dan Islamic Center di Solo, Indonesia," tambah Ma'ruf Amin.

Dia mengatakan Masjid Syekh Zayed akan diresmikan Presiden RI Joko Widodo dan Presiden UAE Mohammed bin Zayed Al Nahyan pada pertengahan November mendatang.

Selain itu, kerja sama Indonesia dan UAE juga diwujudkan melalui pendirian School of Future Studies di Indonesia oleh Mohammed bin Zayed University for Humanities (MBZUH) bekerja sama dengan Universitas Nahdlatul Ulama (UNU).

"Saya harap rencana pendirian lembaga pendidikan ini dapat segera terwujud," tambahnya.

Baca juga: Wapres bertolak ke Timur Tengah untuk lakukan kunjungan kerja

Lebih jauh, Ma'ruf Amin menjelaskan pada prinsipnya Indonesia dan UAE memiliki kesamaan visi dan misi dalam membangun semangat persaudaraan dan mewujudkan perdamaian dunia.

"Kami di Indonesia membangun prinsip tiga ukhuwah (persaudaraan), yakni ukhuwah islamiah, ukhuwah wathoniyah, dan ukhuwah insaniah. Indonesia juga punya misi menurut konstitusi kami untuk melakukan perdamaian dunia," jelasnya.

Oleh karena itu, melalui Forum Perdamaian Abu Dhabi ke-9 yang akan diselenggarakan ADFP pada 8-10 November 2022, Ma'ruf Amin berharap kerja sama Indonesia dan UAE semakin konkret dalam upaya mewujudkan perdamaian dunia.

"Saya berharap melalui forum ini kita dapat bersama wujudkan perdamaian dan kesejahteraan kawasan dan dunia," katanya.

Menyambut baik harapan Wapres tersebut, Syekh Abdullah menyampaikan bahwa ADFP didirikan untuk membangun dan menebarkan nilai-nilai toleransi, baik antarumat Islam maupun antarumat beragama.

"Kami senantiasa bekerja di bawah visi dari Presiden UAE Mohammed bin Zayed dalam rangka menebarkan toleransi dan kerukunan antarumat beragama di dunia," kata Abdullah.

Dia juga mengungkapkan bahwa ADFP mengakui bahwa Indonesia telah menjadi bagian penting dalam proses penebaran toleransi dan nilai kerukunan dengan mempromosikan Islam moderat.

"Islam moderat ini adalah Islam yang seharusnya kita lindungi dari tangan-tangan yang ingin mengotorinya," tambahnya.

Baca juga: Pemerintah ingin santri berperan lebih kepada bangsa dan negara

Oleh sebab itu, Abdullah menegaskan bahwa ADFP siap menjalin kerja sama dengan Indonesia dalam mempromosikan Islam moderat untuk perdamaian dunia. Hal itu akan sangat bermanfaat bagi dunia yang saat ini tengah dilanda banyak peperangan.

"Kami pun pada Forum Perdamaian Abu Dhabi ke-9 mengundang perwakilan dari berbagai agama, termasuk juga berbagai tokoh agama, untuk mendiskusikan masalah ini. Ada perwakilan lebih dari 10 agama yang akan hadir," ujar Abdullah.

Sebagai informasi, ADFP merupakan sebuah organisasi yang didirikan pada 2014 untuk menanggapi sejumlah tantangan komunitas muslim global serta memperkuat narasi teologis Islam tentang pembangunan perdamaian dan toleransi di tengah pluralisme agama di dunia.

Sejak didirikan, ADFP telah mencapai sejumlah inisiatif antaragama dan perjanjian resmi, seperti Deklarasi Marrakesh, Perjanjian Kebaikan (Alliance of Virtue) di Washington D.C. pada 2018, dan Declaration of Human Fraternity pada 2019 yang ditandatangani oleh Grand Syeikh Al Azhar dan Paus Fransiskus.

Forum Promosi Perdamaian Abu Dhabi diselenggarakan setiap tahun di Abu Dhabi dan tahun ini menjadi forum ke-9. Pada forum ini, Wapres Ma'ruf Amin akan menyampaikan pidato secara virtual.

Baca juga: Wapres Ma'ruf Amin tiba di Abu Dhabi Selasa sore