Wapres Ma'ruf Amin Ajak Ulama Cari Solusi Penyebab Bencana Alam di Indonesia

·Bacaan 2 menit

Liputan6.com, Jakarta Wakil Presiden (Wapres) Ma'ruf Amin mengajak para ulama mencari solusi mengatasi bukan hanya pandemi Covid-19 yang melanda Indonesia hari ini, tapi juga musibah bencana alam yang terjadi.

Hal ini disampaikannya di acara Muhasabah dan Istigatsah untuk Negeri melalui konferensi video, Kamis (28/1/2020).

Dia menuturkan, para ulama adalah pemegang mandat dari ajaran Islam sebagai agama perbaikan.

"Ini tugas kita, jadi tidak boleh kita hanya menggerutu, kita hanya menyalahkan orang, tetapi sebaiknya kita mencari solusi-solusi, makharij-makharij, yang bisa kita berikan di dalam rangka menyelamatkan, mengembalikan situasi kepada keadaan yang semula," kata Ma'ruf Amin.

Dia menuturkan, Allah SWT telah membuat aturan-aturan dalam tata kehidupan, salah satunya soal alam. Aturan alam ini menyangkut masalah berbagai hal yang menjadi karakteristik dari keadaan alam, bumi dan langit.

"Dan semuanya itu ada tata aturan yang sudah diberikan Allah SWT dan itu tentu untuk manusia semua, untuk kemaslahatan manusia. Tapi di sana ada hukum-hukum alam yang oleh Allah telah diberikan sejak diciptakan-Nya," jelas Ma'ruf Amin.

Dia menuturkan, tata aturan yang sifatnya baku ini tidak boleh dilanggar. Sebab, apabila dilanggar akan menimbulkan kerusakan baik kerusakan fisik maupun kerusakan non fisik.

"Kalau hal-hal yang sifatnya tata surya, tata aturan di dalam bumi itu dilanggar akan terjadi kerusakan," tutur Ma'ruf Amin.

Selain itu, ada tata aturan berupa hubungan manusia dengan manusia dan juga dengan alam. Jika hal ini tidak dilaksanakan, akan terjadi kerusakan-kerusakan yang menimbulkan terjadinya kedzaliman terhadap sesama manusia.

"Maupun juga dalam hubungannya dengan alam semesta, dengan lingkungan, sehingga terjadi berbagai kerusakan. Jadi kerusakan-kerusakan itu terjadi karena ulah manusia," kata Ma'ruf Amin.

Diberikan Kemampuan

Oleh karena itu, Ma'ruf Amin mengajak para ulama dan juga umat untuk memohon kepada Allah SWT supaya diberikan kemampuan untuk mendapatkan solusi atas berbagai musibah tersebut.

"Mintalah kepada Allah pertolongan dan jangan lemah. Yang kita mintakan adalah inayah. Jadi tepat sekali kalau kita melakukan istighatsah. Tetapi pendekatan kepada Allah tidak hanya seremonial (atau) formalitas, tetapi kita juga terus melaksanakan tata aturan yang sudah ada," kata dia.

Reporter: Genantan Saputra

Sumber: Merdeka.com

Saksikan Video Pilihan di Bawah Ini: