Wapres Ma'ruf Amin Dijadwalkan Buka Peparnas XVI Papua

·Bacaan 2 menit

Liputan6.com, Jakarta - Pekan Paralimpik Nasional (Peparnas) XVI Papua akan berlangsung mulai Jumat, 5 November 2021. Wakil Presiden Ma'ruf Amin dijadwalkan akan membuka secara resmi Peparnas di Stadion Mandala, Kota Jayapura, Papua.

"Insyaallah ya. Wapres yang membuka (Peparnas)," kata Juru Bicara Wakil Presiden Ma'ruf Amin, Masduki Baidlowi saat dikonfirmasi, Senin (1/11/2021).

Menurut Masduki, penutupan Peparnas 2021 dijadwalkan akan dilakukan oleh Presiden Joko Widodo atau Jokowi. "Presiden yang menutup. Kebalikan PON yang kemarin," kata dia.

Peparnas XVI tahun 2021 akan melombakan 12 cabang olahraga di antaranya angkat berat, atletik, boccia, bulu tangkis, catur, judo, menembak, panahan, renang, sepak bola cerebral palsy (CP), tenis lapangan kursi roda, dan tenis meja.

Perhelatan Peparnas XVI Papua bertemakan "Sehati Mencapai Tujuan, Ciptakan Prestasi". Motto Peparnas XVI Papua sudah digaungkan panitia besar pada setiap kegiatan olahraga hingga memperkenalkan hitung mundur penyelenggaraan Peparnas XVI Papua.

Ada perbedaan pelaksanaan antara PON dan Peparnas, salah satunya terdapat pada pembagian kelas dan teknis di mana atlet dikelompokkan berdasarkan kondisi fisiknya. Kemudian, untuk seluruh venue pertandingan harus sesuai dengan rekomendasi Komite Nasional Paralimpik (National Paralympic Committee) Indonesia yang mengacu kepada peraturan hukum yang berlaku.

Lepas Kontingen ke Peparnas, Anies Baswedan Harapkan DKI Masuk Lima Besar

Anies Baswedan melepas kontingen DKI Jakarta untuk mengikuti ajang Pekan Paralimpik Nasional (Peparnas) ke-16 di Papua. (Foto: Instagram aniesbaswedan)
Anies Baswedan melepas kontingen DKI Jakarta untuk mengikuti ajang Pekan Paralimpik Nasional (Peparnas) ke-16 di Papua. (Foto: Instagram aniesbaswedan)

Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan melepas keberangkatan kontingen DKI Jakarta yang akan berlaga di Pekan Paralimpik Nasional (Peparnas) ke-16 secara simbolis di GOR PPOP Ragunan, Jakarta Selatan, pada Jumat (29/10/2021).

Anies menyatakan para atlet paralimpik merupakan contoh tentang pribadi yang sanggup bekerja keras dalam menghadapi segala keterbatasan dan tantangan.

"Saya ingin sampaikan kepada semua, betapa tingginya apresiasi kami kepada para atlet ini. Kita berharap ini jadi inspirasi bahwa dengan keterbatasan, mereka harus bekerja ekstra keras dibandingkan dengan mereka yang tidak berkebutuhan khusus," kata Anies Baswedan dalam keterangan tertulis.

Mantan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan itu mengharapkan, kontingen dapat memberikan hasil terbaik. Anies menggarisbawahi target yang dicapai bukan saja terkait jumlah pencapai medali, namun nilai dan hikmah yang terkandung dalam kompetisi Peparnas tersebut.

"Saya berpesan kepada semua bahwa ini bukan semata-mata soal pencapaian target, jumlah emas, perak, maupun perunggu. Tapi targetnya di sana membangun persaudaraan, ikatan kebersamaan, serta hadir menjadi tauladan untuk bangsa Indonesia," ucap Anies Baswedan.

Tujuan kami adalah menciptakan tempat yang aman dan menarik bagi pengguna untuk terhubung melalui minat dan kegemaran. Untuk meningkatkan pengalaman komunitas, kami menangguhkan sementara fitur komentar artikel