Wapres Ma'ruf Amin dijadwalkan tutup Muktamar ke-48 Muhammadiyah

Wakil Presiden Ma'ruf Amin berangkat menuju Kota Surakarta, Jawa Tengah, Minggu, untuk menutup Muktamar ke-48 Muhammadiyah dan Aisyiyah.

Menggunakan pesawat Boeing 737–400 TNI AU, Wapres Ma'ruf Amin didampingi Ibu Wury Ma'ruf Amin dan rombongan terbatas berangkat dari Pangkalan Udara TNI AU Halim Perdanakusumah Jakarta menuju Pangkalan Udara TNI AU Adi Soemarmo pada Minggu (20/11) pukul 16.00 WIB.

Setibanya di Surakarta, Wapres Ma'ruf beserta rombongan menuju hotel untuk menunaikan Shalat Magrib dan Isya.

Kemudian Wapres Ma'ruf menuju Edutorium Universitas Muhammadiyah Surakarta, Karangasem, untuk menutup Muktamar ke-48 Muhammadiyah dan Aisyiyah yang telah berlangsung sejak 18 November 2022.

Pada muktamar itu, Haedar Nashir kembali terpilih menjadi Ketua Umum Pimpinan Pusat Muhammadiyah untuk masa jabatan 2022-2027. Haedar Nashir sebelumnya menduduki jabatan yang sama pada periode 2015-2020.

Kembalinya Haedar Nashir untuk memimpin Muhammadiyah lima tahun ke depan ditetapkan dalam sidang pleno VIII Muktamar pada Minggu siang. Kemudian untuk Sekretaris Umum PP Muhammadiyah juga kembali dijabat oleh Abdul Mu'ti.

Sedangkan sidang pleno X Muktamar Aisyiyah menetapkan Salmah Orbayinah sebagai Ketua Umum Pimpinan Pusat Aisyiyah periode 2022-2027 dan Tri Hastuti Nur Rochimah sebagai Sekretaris Umum PP Aisyiyah periode yang sama.

Pada hari kedua kunjungan kerja, Wapres Ma'ruf Amin dijadwalkan untuk melakukan silaturahim dengan pimpinan dan pengurus Baznas se-Jawa Tengah di The Sunan Hotel, Surakarta.

Selepas acara, Wapres Ma'ruf Amin dan rombongan langsung menuju Pangkalan Udara TNI AU Adi Soemarmo untuk kembali ke Jakarta.

Ikut hadir dalam rombongan, Wakil Menteri Agama Zainut Tauhid, Kepala Sekretariat Wakil Presiden Ahmad Erani Mustika, Deputi Bidang Dukungan Kebijakan Pembangunan Manusia dan Pemerataan Pembangunan Suprayoga Hadi, Staf Khusus Wakil Presiden Bidang Umum Masykuri Abdillah, serta Staf Khusus Wakil Presiden Bidang Penanggulangan Kemiskinan dan Otonomi Daerah Muhammadi Imam Aziz.