Wapres Ma'ruf Ingatkan Tetap Waspada Perkembangan Covid-19

·Bacaan 1 menit

Liputan6.com, Jakarta - Wakil Presiden (Wapres) Ma'ruf Amin meminta semua pihak untuk tetap mewaspadai perkembangan situasi pandemi Covid-19 di Tanah Air, sekalipun kasus aktif Covid-19 sudah menurun. Menurutnya, hal ini justru harus menjadi alarm bersama.

"Kita patut bersyukur namun juga harus tetap menjaga kewaspadaan dengan perkembangan situasi pandemi Covid-19 saat ini," katanya dalam acara Islamic Finnace Summit 2021, Kamis (30/9).

Secara global kasus Covid-19 memang telah mengalami penurunan. Bahkan Indonesia telah melewati masa puncak gelombang kedua dan saat ini kasus harian dapat ditekan sampai di bawah 2000.

Dia menyampaikan, penurunan tersebut tidak terlepas dari berbagai upaya luar biasa telah dilakukan oleh pemerintah baik pusat maupun daerah. Ini juga berkat dari dukungan masyarakat serta akselerasi vaksinasi secara serentak di seluruh wilayah Indonesia.

"Seiring dengan tren positif dari sisi Covid-19 tersebut, maka dunia juga semakin memberikan perhatian terhadap pemulihan aktivitas perekonomian," kata dia.

* Untuk mengetahui kebenaran informasi yang beredar, silakan WhatsApp ke nomor 0811 9787 670 hanya dengan ketik kata kunci yang diinginkan.

Tak Berpuas Diri

Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi Luhut Binsar Panjaitan dalam pengumuman Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) pada Senin (23/8/2021).
Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi Luhut Binsar Panjaitan dalam pengumuman Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) pada Senin (23/8/2021).

Sebelumnya, Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi, Luhut Binsar Panjaitan juga meminta kepada seluruh pemangku kepentingan agar tidak berpuas diri dengan penurunan kasus aktif harian Covid-19 secara nasional. Menurutnya ini justru harus menjadi alarm buat semuanya, termasuk pemerintah.

Berdasarkan bahan paparan, konfirmasi aktif Covid-19 nasional turun sebanyak 96,6 persen dari puncaknya pada 15 Juli 2021 lalu. Sementara itu, kasus aktif per 26 September 2021 pun terhitung lebih rendah dari angka pada 2 September 2020, yakni 42.769 dengan 43.059. Kasus aktif nasional juga telah mengalami penurunan sebanyak 92,6 persen dari puncaknya pada 24 Juli 2021.

"Kita tidak boleh berpuas diri, tapi justru tambah hati-hati. Teman-teman Polri dan TNI sudah kerja dengan luar biasa, begitu juga dengan dinas kesehatan, saya kira mereka sudah bekerja bahu membahu," kata dia dalam konferensi pers, Senin (27/9).

Reporter: Dwi Aditya Putra

Sumber: Merdeka.com

Tujuan kami adalah menciptakan tempat yang aman dan menarik bagi pengguna untuk terhubung melalui minat dan kegemaran. Untuk meningkatkan pengalaman komunitas, kami menangguhkan sementara fitur komentar artikel