Wapres Ma'ruf ke Jatim tinjau hunian hingga menapak tilas ponpes

Wakil Presiden RI Ma'ruf Amin bertolak ke Jawa Timur, Kamis, untuk meninjau pembangunan hunian masyarakat hingga menapak tilas ke sejumlah pondok pesantren tokoh pendiri Nahdlatul Ulama.

Berdasarkan informasi yang diterima di Jakarta, Kamis, Wapres beserta istri Wury Ma’ruf Amin bertolak menuju Surabaya, Jatim, dengan menumpang Pesawat Khusus Kepresidenan Boeing 737-400 TNI AU.

Setibanya di Surabaya, Wapres dijadwalkan menumpang helikopter menuju Lumajang untuk mengecek langsung pembangunan hunian tetap (huntap) dan hunian sementara (huntara) korban erupsi Gunung Semeru.

Di area huntap/huntara ini, Wapres juga akan berdialog dan menyerahkan bantuan bagi Keluarga Penerima Manfaat dan lansia produktif di daerah tersebut.

Selanjutnya Wapres akan kembali ke Surabaya untuk memberikan bansos kepada masyarakat di Gedung Balai Pemuda Sisi Barat Alun-alun Kota Surabaya.

Keesokan harinya, Jumat (3/6), Wapres diagendakan berkunjung ke Pondok Pesantren Darul Ulum, Desa Rejoso, Peterongan untuk menyaksikan penyerahan bantuan bagi santripreneur oleh Baznas, sekaligus berziarah ke makam K.H Romly Tamim.

Lalu Wapres dijadwalkan berkunjung ke Ponpes Amanatul Ummah dan Institute K.H Abdul Chalim, di Mojokerto, untuk mengikuti acara sarasehan bersama Pimpinan Pusat dan Wilayah Persatuan Guru Nahdlatul Ulama dan alim ulama.

Berikutnya, Sabtu (4/6), Wapres akan mengunjungi Ponpes Tebuireng, Jombang, untuk halalbihalal, menyerahkan bantuan serta berziarah ke makam KH. Hasyim Asy’ari, Wahid Hasyim, dan Abdurahman Wahid (Gus Dur).

Pada kunjungan hari ketiga di Jawa Timur ini Wapres juga diagendakan mengunjungi Ponpes Mambaul Ma’arif, Denanyar, untuk meresmikan Universitas K.H. A. Wahab Hasbullah (UNWAHA), serta berziarah ke Makam Pahlawan Nasional K.H A. Wahab Chasbullah, sebelum kembali ke Jakarta.

Baca juga: Wapres ingatkan ormas Islam senantiasa jaga persatuan umat

Baca juga: Wapres berharap Indonesia betul-betul miliki generasi emas pada 2045

Baca juga: Pemerintah akan bentuk Komite Daerah Ekonomi dan Keuangan Syariah

Tujuan kami adalah menciptakan tempat yang aman dan menarik bagi pengguna untuk terhubung melalui minat dan kegemaran. Untuk meningkatkan pengalaman komunitas, kami menangguhkan sementara fitur komentar artikel