Wapres Ma'ruf: MPR Jangan Terdisrupsi Konflik Manuver Politik

·Bacaan 2 menit

Liputan6.com, Jakarta Wakil Presiden Ma'ruf Amin menilai, Majelis Pemusyawaratan Rakyat (MPR) adalah rumah besar bagi semua elemen bangsa yang majemuk. MPR juga dinilai memiliki peran sentral yaitu sebagai pengawal persatuan dan kesatuan bangsa.

"MPR agar tetap terjaga dan tidak terdisrupsi oleh konflik kepentingan dan manuver politik praktis yang dapat melemahkan kekuatan, persatuan, dan keutuhan bangsa," pesan Ma'ruf saat peringatan Hari Konstitusi seperti dikutip dari channel YouTube MPR, Rabu (18/8/2021).

Ma'ruf mengingatkan, saat ini penting bagi MPR untuk selalu mempertimbangkan dan memperhatikan setiap keputusan dikeluarkan. Sebab, semua keputusan mengemban amanat konstitusi dan akan menjadi bagian dari tonggak sejarah perjalanan bangsa.

"Maka kita pertanggungjawabkan kepada generasi mendatang, selain juga tentu kepada Allah SWT," jelas dia.

Ma'ruf meyakini, tanggung jawab tersebut tidaklah ringan. Namun demikian, sebagai negarawan sejati MPR harus bisa membuktikan dan membuat warisan yang baik ke genarasi mendatang.

"Dengan tanggung jawab yang besar dan tantangan yang tidak ringan ini, kita harus mampu membuktikan bahwa kita adalah negarawan sejati yang mewariskan karya dan legacy antargenerasi," dia menandasi.

Ma'ruf Ajak Semua Pihak Memahami Hakikat Hidup Bernegara

Dalam kesempatan yang sama Wapres Ma'ruf juga mengajak peran aktif seluruh elemen, mulai dari penyelenggara negara, hingga masyarakat umum untuk melaksanakan secara penuh amanat UUD 1945.

Menurut Ma'ruf hal tersebut adalah bagian fundamental untuk memahami hakikat hidup bernegara.

"Saya mengajak seluruh para penyelenggara negara jajaran instansi pemerintah dan seluruh lapisan masyarakat Indonesia agar memahami hakikat hidup bernegara yang diamanatkan UUD 1945 dengan melaksanakannya secara penuh dan konsisten," kata Ma'ruf.

Dia pun mengajak seluruh pihak untuk tetap bersatu dalam menghadapi krisis pandemi saat ini. Tujuannya, agar Indonesia dapat mewujudkan Indonesia maju.

"Bekerja segenap kemampuan yang kita miliki dalam mengatasi pandemi Covid-19 dan mewujudkan cita-cita Indonesia maju," ajak Ma'ruf.

Wapres menilai, UUD 1945 menegaskan tentang jati diri sebagai pondasi kedaulatan dan keutuhan negara Indonesia. Dia pun meyakini UUD 1945 adalah pemandu langkah untuk menggapai tujuan bersama.

"Sebagai dasar dalam berkehidupan bernegara, sebagai konsensus atau kesepakatan nasional yang mengikat dan harus kita laksanakan dan kita jaga secara bersama," Ma'ruf menandasi.

Tujuan kami adalah menciptakan tempat yang aman dan menarik bagi pengguna untuk terhubung melalui minat dan kegemaran. Untuk meningkatkan pengalaman komunitas, kami menangguhkan sementara fitur komentar artikel