Wapres minta PMII ikut berperan mewujudkan kemandirian bangsa

·Bacaan 1 menit

Wakil Presiden (Wapres) RI Ma'ruf Amin meminta organisasi Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia (PMII) ikut berperan mewujudkan kemandirian bangsa melalui upaya peningkatan daya saing bangsa.

Hal tersebut disampaikan Wapres dalam sambutannya pada acara Puncak Peringatan Hari Lahir ke-62 Tahun Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia (PMII), bertema "Transformasi Gerakan, Merawat Peradaban", yang disaksikan secara virtual, di Jakarta, Senin.

"Kemandirian bangsa menjadi kunci untuk bertahan dalam menghadapi kondisi apa pun. Kemandirian tersebut sulit diwujudkan tanpa dibekali daya saing yang tinggi. Di sinilah saya harap peran intelektual muda PMII, sebagai generasi pemikir bangsa ke depan, menunjukkan kiprahnya," ujar Wapres.

Wapres menyampaikan, upaya meningkatkan daya saing global menuntut cendekiawan pergerakan untuk mampu melihat dimensi luas dan dalam secara simultan serta seimbang, baik dari sisi keindonesiaan maupun dari dunia internasional.

Wapres menekankan upaya menyejajarkan diri secara ekonomi, bahkan melampaui negara-negara maju lainnya, tidak boleh mengesampingkan tradisi intelektual bangsa yang mampu berbaur, berdialog dan menyatu dalam tradisi nusantara yang beragam.

Wapres juga mengingatkan Indonesia akan menyambut bonus demografi berupa generasi emas tahun 2045. Upaya menjelmakan visi indonesia Emas 2045 tidak lepas dari berbagai tantangan dan peluang, di antaranya penguasaan ilmu pengetahuan dan pengembangan ekonomi.

Dia menekankan di era saat ini, nilai tambah ekonomi tidak hanya bergantung pada peningkatan jumlah modal dan tenaga kerja, tetapi justru pada penguasaan pengetahuan dan juga teknologi yang mampu mendongkrak produktivitas berlipat ganda.

Wapres menyampaikan apresiasi kepada seluruh pengurus PMII dan intelektual muda pergerakan, atas pengabdian dan ikhtiar dalam mencetak kader mahasiswa yang cerdas, berdaya saing, serta beriman dan bertakwa.
Baca juga: Ketua DPR harap PMII terus bertransformasi untuk bangun peradaban
Baca juga: Presiden Jokowi disambut lagu "Darah Juang" di PMII

Tujuan kami adalah menciptakan tempat yang aman dan menarik bagi pengguna untuk terhubung melalui minat dan kegemaran. Untuk meningkatkan pengalaman komunitas, kami menangguhkan sementara fitur komentar artikel