Wapres motivasi santri Pondok Pesantren Modern Hidayatussalikin

Wakil Presiden Ma'ruf Amin memotivasi para santri di Pondok Pesantren Modern Hidayatussalikin, Temberan, Pangkalpinang, Kepulauan Bangka Belitung, Selasa, di sela-sela kegiatannya menyerahkan bantuan Program Santripreneur di pondok itu.

"Mudah-mudahan nanti bisa jadi kiai. Kiai juga bisa jadi apa saja, bisa jadi ustaz, bisa jadi bupati, bisa jadi gubernur, bisa jadi presiden," kata Ma'ruf Amin kepada para santri, sebagaimana siaran pers yang diterima di Jakarta, Selasa.

Dia mencontohkan tokoh santri dan kiai yang dapat menjadi pemimpin negara di Indonesia ialah Abdurrahman Wahid atau Gus Dur menjadi Presiden ke-4 RI dan dirinya sendiri menjadi Wakil Presiden ke-13 RI.

"Gus Dur itu santri, bisa jadi presiden. Saya ini santri, saya bisa jadi Wapres. Jadi, pokoknya belajar, semangat mencari ilmu, insya Allah (bisa)," ujarnya.

Baca juga: Wapres Ma'ruf Amin serahkan bansos kepada 30.319 KPM Babel

Selain menyerahkan bantuan dan memberi motivasi kepada para santri, Wapres juga menyempatkan diri meninjau produk usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) pesantren dan bersilaturahmi dengan para pengurus pondok pesantren tersebut.

Pondok Pesantren Modern Hidayatussalikin memiliki tiga produk UMKM unggulan, yaitu Nusantara Sagomie, air minum dalam kemasan HSqua, serta HS Kopi yang distribusi produk-produk tersebut telah menjangkau wilayah Pulau Jawa dan Sumatra.

Turut mendampingi Wapres dalam kunjungan tersebut ialah Penjabat (Pj.) Gubernur Kepulauan Bangka Belitung Ridwan Djamaluddin, Kepala Sekretariat Wapres Ahmad Erani Yustika, Kepala Baznas Noor Achmad, serta Staf Khusus Wapres yakni Masykuri Abdillah, Robikin Emhas, dan Lukmanul Hakim.

Baca juga: Wapres serahkan bantuan "Santripreneur" di Pangkalpinang
Baca juga: Wapres serahkan Baznas Santripreneur ke 5.000 santri di Babel

Tujuan kami adalah menciptakan tempat yang aman dan menarik bagi pengguna untuk terhubung melalui minat dan kegemaran. Untuk meningkatkan pengalaman komunitas, kami menangguhkan sementara fitur komentar artikel