Wapres Resmikan Pasar Rakyat Pariaman: Bakal Jadi Destinasi Wisata Kuliner

·Bacaan 2 menit

Liputan6.com, Jakarta - Wakil Presiden (Wapres) Ma'ruf Amin menilai Pasar Rakyat Pariaman di Kota Pariaman, Sumatera Barat, yang menggunakan APBN berpotensi menjadi salah satu destinasi wisata belanja, khususnya untuk produk khas daerah dan kuliner.

"Pasar Rakyat Pariaman berada di lokasi strategis yaitu di kawasan Pantai Gandoriah yang merupakan destinasi wisata favorit," kata Wapres Ma'ruf Amin saat sambutan pada Peresmian Pasar Rakyat Pariaman di Pariaman, Sumatera Barat (Sumbar), dikutip dari Antara, Selasa (6/4/2021).

Oleh karena itu Wapres menekankan paling tidak 360 kios yang terdapat di Pasar Rakyat Pariaman tersebut diisi oleh pelaku pelaku Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM) di Kota Pariaman.

Ia mengatakan dengan selesainya pembangunan dan diresmikan hari ini, maka pasar tersebut mampu menjadi motor penggerak perkembangan pelaku UMKM di Kota Pariaman dan produk dalam negeri.

"UMKM harus kita gerakkan, begitu juga produk dalam negeri dan Presiden sudah minta kita semua menggunakan produk dalam negeri," kata Wapres Ma'ruf Amin.

Ia mengajak warga Kota Pariaman dan sekitarnya memanfaatkan peran pasar itu secara optimal dengan berbelanja dan berinteraksi di pasar tersebut, namun dengan menerapkan protokol kesehatan.

Ia pun mengajak pedagang dan pengunjung Pasar Rakyat Pariaman untuk menjaga kebersihan lingkungan pasar tersebut sehingga tempat transaksi jual beli itu dapat memancing kunjungan wisatawan.

Kemendag Target Revitalisasi 119 Pasar Rakyat di 2021

Pedagang melayani pembeli di pasar, Jakarta, Jumat (6/10). Dari data BPS inflasi pada September 2017 sebesar 0,13 persen. Angka tersebut mengalami kenaikan signifikan karena sebelumnya di Agustus 2017 deflasi 0,07 persen. (Liputan6.com/Angga Yuniar)
Pedagang melayani pembeli di pasar, Jakarta, Jumat (6/10). Dari data BPS inflasi pada September 2017 sebesar 0,13 persen. Angka tersebut mengalami kenaikan signifikan karena sebelumnya di Agustus 2017 deflasi 0,07 persen. (Liputan6.com/Angga Yuniar)

Sebelumnya, Kementerian Perdagangan (Kemendag) menargetkan pembangunan dan merevitalisasi 119 pasar rakyat pada tahun ini. Sepanjang 2020, Kemendag telah merevitalisasi 120 pasar rakyat menggunakan dana tugas pembantuan.

Setelah direvitalisasi, pasar rakyat diharapkan dapat meningkatkan pendapatan para pedagangnya. Pasar yang telah direvitalisasi juga diharapkan mampu berperan sebagai penyangga ketersediaan bapok, sehingganantinya akan menjadi barometer stabilisasi harga pangan di tingkat nasional.

"Kenaikan transaksi dari pasar yang nyaman dan sudah direnovasi dengan memenuhi SNI Pasar Rakyat dan protokol kesehatan diharapkan bisa meningkat signifikan," kata Mendag Muhammad Lutfi dalam keterangannya pada Selasa (6/4/2021).

Lutfi menyatakan, Kemendag terus berupaya memperkuat pasar rakyat melalui program revitalisasi pasar rakyat. Melalui revitalisasi, pasar rakyat akan memiliki fasilitas penunjang yang lebih baik untuk mendukung pemulihanekonomi nasional akibat pandemi Covid-19.

"Perekonomian Indonesia tidak terhindar dari pandemi Covid-19. Pasar rakyat turut merasakan dampaknya. Untuk itu, pemerintah terus berupaya memperkuat pasar rakyat melalui revitalisasi fisik danmanajemen pengelolaan guna mempercepat pemulihan ekonomi nasional," tuturnya.

Ia menegaskan program pembangunan dan revitalisasi pasar mendapat perhatian serius pemerintah karena peran strategis pasar rakyat sebagai penggerak perekonomian regional dan nasional, sekaligus wadah interaksi sosial budaya masyarakat sekitar. Maka, upaya mengangkat daya saing dan citrapasar rakyat di masyarakat penting untuk dilakukan.

Salah satunya dengan pembangunan dan revitalisasi pasar, baik secara fisik maupun manajemen pengelolaannya dengan melakukan pembinaan bagi pengelola pasar rakyat serta meningkatkan kapasitas pedagang melalui program sekolah pasar.

Saksikan Video Pilihan di Bawah Ini: