Warga Bakar Dua Kendaraan Milik Geng Motor

Laporan Wartawan Tribun Medan, M Azhari Tanjung

TRIBUNNEWS.COM, MEDAN - Masyarakat sudah mulai tidak takut lagi dengan geng motor yang marak di kota Medan. Minggu (25/3/20120 dini hari tadi sekira pukul 02.00, dua sepeda motor yang diduga milik anggota geng motor dibakar warga jl Brigjen Katamso bahkan satu orang anggota geng motor nyaris tewas.

Christian (18) dan tiga temannya dini hari tadi menjadi sasaran warga, mengatakan kejadian tersebut berawal saat ia dan ketiga temannya yang baru selesai pulang dari warkop Elisabeth.

Namun saat melintas di Jl Brigjen katamso, tepatnya melintas di depan petronas, tiba - tiba dikejar warga karena dituduh geng motor. "Setelah pulang, kami memutar melintasi jalan Brigjen Katamso. Tiba-tiba saat melintas di depan SPBU Petronas, puluhan massa bersenjatakan kelewang dan balok mengejar kami berempat," terAngnya

Massa sendiri datang dari segala penjuru, membuat mereka kewalahan. "Aku dan kawanku yang lain langsung lari, kawanku yang bawa kereta shogun yang dipukuli," jelasnya saat di temui Polsek Medan Kota, Minggu (25/3) sore.

Menurut Christian, massa yang datang saat itu seperti kesetanan. Sangkin takutnya, ia tak lagi menghiraukan sepeda motornya dan terus berlari.

Tak puas mereka menganiaya kawannya, massa yang sudah emosi kemudian membakar sepeda motor Yamaha Mio milik nya dengan no polisi BK 6370 AAC. Sepeda motor Suzuki Shogun BK 3615 AAR milik teman Christian yang lain juga dibakar warga.

"Kawanku yang naik Shogun itu yang parah kali, sudah dipukuli keretanya di bakar pula," ujarnya lagi tanpa mau memberi tahu nama ketiga temannya.

Ditanya lebih lanjut, pria berambut pirang itu tak lagi mau berbicara. Ia ditarik seorang anggota Brimob untuk tak memberi keterangan kepada wartawan.

Sementara di warga sekitar , Burhan (35) membenarkan peristiwa perusakkan sepeda motor diduga milik geng motor. Sebelum kejadian sambungnya, beredar isu yang mengatakan, ada warga sekitar yang menjadi korban penganiayaan geng motor dan hal tersebut yang menjadi kemarahan warga.

"Yang aku dengar dini hari tadi ada anak sini (TKP) yang dipukuli gerombolan anak yang naik kereta, mungkin gara-gara itu anak-anak sini ngamuk," ujarnya

Sementara itu Dedek warga sekitar mengatakan, pada dini hari tadi malam, sekelompok orang yang dikejar masyarakat tersebut tersulut emosi dengan adanya warga yang di pukuli. Dan ketika ada sekelompok orang yang melintas dengan menggeber-geber, di jalanan membuat masyarakat semakin tersulut emosinya.

"Gara-gara suara geberan itu, masyarakat semakin kalap dan mengejar kelompok tersebut dan menghajarnya," terangnya.

Ia sendiri mengatakan, ada satu orang yang menjadi korban pada dini hari tadi hampir mati di hajar masa. Untung saja, malam tadi polisi cepat berada di lokasi untuk menyelamatkan seorang anak tanggung yang dihajar. "Masih ABG tadi malam, yang hampir tewas, untung saja, polisi cepat menyelamatinya," terangnya.

Terpisah Kapolsek Medan Kota, Kompol Sandy Sinurat ketika dihubungi membenarkan peristiwa itu. Sandy mengatakan, warga mengira korban adalah anggota genk motor. "Dua orang yang mengendarai Shogun sekarang dirawat di RS Pirngadi," ujarnya singkat saat dikonfirmasi.

Memuat...
PEDOMAN KOMENTAR

Ayo berpartisipasi membangun budaya berkomentar yang baik. Bila menemukan komentar bermuatan menghina atau spam, berikan jempol bawah, tanda Anda tak menyukai muatan komentar itu. Komentar yang baik, berikan jempol atas.


Kolom komentar tersedia untuk diskusi, berbagi ide dan pengetahuan. Hargai pembaca lain dengan berbahasa yang baik dalam berekspresi. Setialah pada topik. Jangan menyerang atau menebar kebencian terhadap suku, agama, ras, atau golongan tertentu.


Pikirlah baik-baik sebelum mengirim komentar.