Warga Bandung Boleh Salat Id dengan Kapasitas 100% Asalkan di Tempat Terbuka

Merdeka.com - Merdeka.com - Warga Kota Bandung mengizinkan salat idulfitri berjamaah. Ada batas kapasitas di dalam ruangan, namun hal tak berlaku jika pelaksanaannya di lapangan terbuka.

Wali Kota Bandung, Yana Mulyana mengatakan pelaksanaan lebaran tahun ini berbeda dengan dua tahun sebelumnya saat pandemi Covid-19 masih parah.

"Karena situasi Covid-19 (tahun ini) sangat terkendali, semua bisa melaksanakan salat Idufitri 100 persen di tempat terbuka dan 75 persen di masjid," ujar dia, Kamis (28/4).

Namun, kebijakan itu masih perlu disempurnakan dengan Peraturan Wali Kota (Perwal) terkait teknis pelaksanaan salat Id. Saat ini pembuatannya masih berproses.

Yana mengatakan, kondisi pandemi di Kota Bandung berada pada PPKM Level 2. Meski begitu, ia mengingatkan masyarakat untuk tetap menerapkan protokol kesehatan dan segera mendapatkan vaksin.

"Mudah-mudahan kita bisa kembali beraktivitas mendekati normal dengan protokol kesehatan. Mudah-mudahan kita bisa beribadah dengan lebih tenang," ucap Yana.

Capaian vaksinasi di Kota Bandung telah mencapai 113 persen untuk dosis pertama, 103 persen untuk dosis kedua, dan lebih dari 30 persen untuk dosis ketiga.

Ketua Majelis Ulama Kota (MUI) Bandung, Miftah Faridl, berharap kondisi keterkendalian pandemi yang baik barimbas pula pada kegiatan di Masjid.

"Setelah beridulfitri kita makmurkan kembali masjid. Mengikuti apa yang disampaikan pemerintah. Mudah-mudahan kita bisa melaksanakan Idulfitri dengan nyaman," ucap Miftah. [ray]

Tujuan kami adalah menciptakan tempat yang aman dan menarik bagi pengguna untuk terhubung melalui minat dan kegemaran. Untuk meningkatkan pengalaman komunitas, kami menangguhkan sementara fitur komentar artikel