Warga Bantaran Kali Ciliwung akan Dipindahkan ke Pasar Rumput

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Pemerintah segera menata perumahan masyarakat kumuh di sepanjang Kali Ciliwung.

Kementerian Koordinasi Kesejahteraan Rakyat menjadikan penataan rumah kumuh sebagai prioritas tahun ini.

"Ada 37 ribu KK (kepala keluarga) yang tidur di rumah di bantaran kali. Mereka tidak mau pindah jauh-jauh dari situ. Padahal, tidak mudah cari tanahnya," ujar Menteri Koordinator Bidang Kesejahteraan Rakyat Agung Laksono di Jakarta, Selasa (7/1/2012).

Dalam rapat koordinasi dengan pihak Kementerian Perumahan Rakyat, Pekerjaan Umum, dan Gubernur DKI Jakarta Jokowi, diambil kesepakatan bahwa masyarakat di bantaran Kali Ciliwung akan dipindahkan ke Pasar Rumput, Manggarai, Jakarta Selatan. Bagian bawah pasar, di atasnya perumahan.

Agung mengakui, untuk membiasakan mereka tinggal di 'awang-awang', yang biasanya di darat, bukan perkara yang mudah.  

"Mereka harus latihan, perlu sosialisasi. Kementerian Sosial dan Kementerian Kesehatan  berperan," ucap Agung.

Kemenkokesra juga akan segera membuat perumahaan untuk masyarakat di Nusa Tenggara Timur (NTT), dan membangun rumah untuk warga eks Timor Timur. (*)

Memuat...
PEDOMAN KOMENTAR

Ayo berpartisipasi membangun budaya berkomentar yang baik. Bila menemukan komentar bermuatan menghina atau spam, berikan jempol bawah, tanda Anda tak menyukai muatan komentar itu. Komentar yang baik, berikan jempol atas.


Kolom komentar tersedia untuk diskusi, berbagi ide dan pengetahuan. Hargai pembaca lain dengan berbahasa yang baik dalam berekspresi. Setialah pada topik. Jangan menyerang atau menebar kebencian terhadap suku, agama, ras, atau golongan tertentu.


Pikirlah baik-baik sebelum mengirim komentar.