Warga binaan di lapas Atambua jalani pemeriksaan HIV

Puluhan warga binaan di Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIB Atambua menjalani pemeriksaan HIV serta mendapatkan penyuluhan kesehatan dari tenaga Medis dari Dinas Kesehatan Kabupaten Belu dan Puskesmas Atambua Selatan.

Kepala Lembaga Pemasyarakatan Kelas IIB Atambua Edwar Hadi kepada ANTARA di Kupang, Minggu, mengatakan upaya tersebut dilakukan untuk meningkatkan kesehatan warga binaan pemasyarakatan (WBP)

"Kita terus memastikan pengoptimalan pelayanan kesehatan dalam situasi pandemi COVID-19 dan kekhawatiran akan penurunan daya tahan tubuh berdampak pada kesehatan warga binaan," kata dia melalui telepon dari Atambua.

Ia menambahkan bahwa kegiatan tersebut dilaksanakan setiap bulan, mengacu pada undang-undang Nomor 12 Tahun 1995 tentang Pemasyarakatan pasal 14 ayat 1 yang menyatakan hak-hak Narapidana, di antaranya adalah hak mendapat perawatan, pelayanan kesehatan dan makanan yang layak.

Edwar menambahkan bahwa kondisi kesehatan para warga binaan Lapas Atambua saat ini sedang dilanda virus flu dan batuk sehingga dilaksanakan kunjungan ahli kesehatan dari dinas kesehatan kabupaten Belu dan Puskesmas Atambua Selatan yang bertempat di aula lapas Atambua.

Pelaksanaan kegiatan itu didampingi langsung oleh Dokter Lapas Atambua Ester Dan pengolah data Kesehatan Lapas Yacoba Lobang dan diawasi langsung oleh kepala Lapas

Pemeriksa kesehatan dimulai dengan pengukuran berat badan, tekanan darah, denyut nadi, dan pemeriksaan kesehatan lainnya.

Selanjutnya sesuai dengan analogis kedokteran memberikan resep kepada warga binaan yang mengalami masalah kesehatan sesuai dengan SOP pelayanan kesehatan warga binaan di Lapas.

Baca juga: LP Atambua tingkatan pelayanan bantuan hukum bagi WBP

Baca juga: Seorang napi kabur dari Lapas Atambua NTT

Baca juga: 184 warga binaan dan pegawai LP Atambua diuji urin

Tujuan kami adalah menciptakan tempat yang aman dan menarik bagi pengguna untuk terhubung melalui minat dan kegemaran. Untuk meningkatkan pengalaman komunitas, kami menangguhkan sementara fitur komentar artikel