Warga Demo Tuntut Pekerjaan untuk Penduduk Sekitar, Ini Respons Lazada

Merdeka.com - Merdeka.com - Pihak Lazada angkat bicara terkait unjuk rasa di gudangnya yang ada di Kelurahan Jatijajar, Kecamatan Kecamatan Tapos, Depok, Senin (23/1). Pihak perusahaan menyatakan mereka telah membuat kesepakatan dengan warga sekitar terkait penyerapan tenaga kerja, tanggung jawab sosial, dan komunikasi antara kedua belah pihak.

Dalam siaran pers yang diterima merdeka.com, pihak Lazada Indonesia menyatakan telah melakukan pertemuan antara perwakilan warga Rukun Warga (RW) 03 dengan Lazada di Gudang Lazada Cimanggis, Depok, Jawa Barat. "Pertemuan ini merupakan tindak lanjut atas pertemuan yang telah diinisiasi sejak Juni 2022 tentang penyerapan tenaga kerja yang berasal dari wilayah Depok, khususnya dari RW.03 serta kegiatan tanggung jawab sosial untuk masyarakat sekitar," tulis juru bicara Lazada Indonesia.

Pertemuan mediasi antara Lazada dan perwakilan warga RW.03 disebut telah menghasilkan tiga poin utama, yaitu penyerapan tenaga kerja lokal, kegiatan tanggung jawab sosial perusahaan, serta mempererat komunikasi antara perusahaan dan warga guna mengoptimalkan kerja sama sehingga menjadi kerja sama yang tepat sasar. Pembahasan teknis kesepakatan akan dilanjutkan pada pertemuan selanjutnya di bulan Februari 2023.

50 Persen Pekerja Warga Depok

Menanggapi perihal tenaga kerja lokal, pihak Lazada menyatakan, gudang Lazada Cimanggis telah menyerap warga lokal hingga 50 persen dari jumlah tenaga kerja yang ada. Jumlah ini sudah melebihi batas minimum jumlah tenaga kerja yang diatur dalam perundang-undangan yaitu sebesar 40 persen. Tenaga kerja lokal yang dimaksud adalah tenaga kerja yang memiliki Kartu Tanda Penduduk (KTP) ataupun berdomisili di Depok.

Sebelumnya Lazada menerima permintaan warga dari RW 03 Kelurahan Jatijajar, Depok, Jawa Barat mengenai penyerapan tenaga kerja dan program sosial perusahaan. Lazada menyatakan telah merealisasikan kedua hal tersebut dengan proses perekrutan warga RW.03 di bulan November 2022. Mereka telah mengundang warga RW03 untuk mengikuti proses seleksi dan telah menyerap tenaga kerja dari warga RW03 yang memiliki kualifikasi untuk bekerja di Gudang Lazada Cimanggis.

Menjawab permintaan warga mengenai program tanggung jawab sosial perusahaan, Lazada menyatakan telah mewujudkan komitmennya dalam mendukung kehidupan masyarakat sekitar dengan mengadakan rangkaian program sosial di wilayah Depok. Mereka juga telah membuka sentra vaksin dan memberikan vaksinasi Covid-19 bagi ribuan masyarakat sekitar Gudang Lazada Cimanggis pada bulan Juli 2021, Agustus 2021 dan Maret 2022.

"Lazada selalu terbuka untuk terus menjalin komunikasi dan berdiskusi dengan warga sekitar terkait pelaksanaan program atau inisiatif baru yang bisa mendorong kemajuan dan perkembangan pemberdayaan masyarakat sekitar dengan tetap merujuk pada peraturan dan perundang-undangan yang berlaku di Indonesia," tutup juru bicara Lazada Indonesia.

Didemo Warga Sekitar

Seperti diberitakan, gudang Lazada di Kelurahan Jatijajar, Kecamatan Tapos, Depok didemo warga. Mereka menuntut realisasi penyerapan tenaga kerja sebesar 30 persen dari penduduk sekitar, Senin (23/1).

"Kami menuntut penyerapan tenaga kerja lokal sebesar 30 persen dijalankan untuk lingkungan," kata perwakilan pendemo, Heri Mustari.

Menurutnya, warga sekitar tidak pernah mendapat informasi mengenai adanya lowongan pekerjaan dari pihak Lazada. Warga justru mengetahui informasi tersebut dari sosial media dan media online.

"Kalau pun ada (info lowongan), itu juga hanya event saja yang dua hari atau seminggu selesai. Kami menuntut lebih jauh lagi, minimal ada kesempatan menjadi karyawan dari warga Jatijajar," tegas Heri.

Warga pun meminta dengan tegas realisasi untuk penyerapan tenaga kerja lokal sebesar 30 persen sesuai regulasi. Selain itu, pihak Lazada juga diminta melaksanakan tanggung jawab sosial dengan baik di lingkungan Kelurahan Jatijajar.

"Kami ingin keberadaan Lazada di sini benar-benar membawa manfaat untuk warga dan lingkungan, seperti Posyandu, Karang Taruna, PKK dan sebagainya," pintanya. [yan]